CIMAHI (Jawa Barat), media3.id – Masyarakat pedagang dan pengunjung Pasar Atas Baru, sangat antusias dan banyak diminati di gelarnya Suntik vaksin covid-19 di Pasar Atas Baru, Jl Kolonel Masturi Cimahi Utara, Sabtu (2/4/2022).
Kegiatan vaksinasi tersebut menyasar pedagang dan pengunjung yang datang ke pasar tersebut.
Layanan tersebut terselenggara atas kerjasama Polres Cimahi, Pemkot Cimahi dan Kodim 0609/Cimahi.
Warga terlihat mengikuti kegiatan vaksin untuk dosis 1, 2 dan booster atau lanjutan tersebut. Apalagi mereka tidak perlu mengantre lama untuk bisa mendapatkan vaksin Covid-19.
Sasaran vaksin tersebut semua umur mulai anak, dewasa hingga lansia.
Sebelum menjalani vaksin, warga terlebih dahulu di scrining untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Setelah dinyatakan sehat, baru dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19.
Seperti yang di ungkapkan oleh salah seorang pengunjung Pasar Atas, Aji (55) pihaknya sangat menyambut baik dengan adanya pelayanan vaksin di pasar tradisional.
Sebab kata Aji, tidak perlu antre lama, seperti di lokasi vaksinasi lainnya.
“Bagus ya, ngga perlu antre disini mah, ngga perlu nunggu lama. Daftar, di skrinning, lalu di suntik. Cepet banget prosesnya,” jelas Aji.
Diakui oleh Aji, dirinya sangat kebetulan saja.
Hal yang sama diungkapkan oleh Kasubag Tata Usaha (TU) UPTD Pasar Kota Cimahi pada Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Andri Gunawan, bahwa gebyar vaksin presisi tersebut menyediakan layanan vaksin dosis 1, 2 dan 3 dengan sasaran anak-anak, dewasa dan lansia.
“Sasarannya 200 dosis. Aimonya cukup tinggi, banyak warga yang memanfaatkannya terutama untuk booster. Sasarannya tidak hanya pedagang Pasar Atas, tapi juga masyarakat pengunjung yang mau di vaksin disini dipersilahkan. Jadi tidak dibatasi, mau pedagang, pengunjung, atau masyrakat sekitar juga bisa vaksin disini,” terangnya.
Disebutkannya, kegiatan vaksinasi Covid-19 di pasar tradisional merupakan salah satu bagian dari percepatan vaksin Covid-19 di Kota Cimahi. “Ini bagian percepatan vaksinasi di Kota Cimahi,” ucap Andri, yang akrab di panggil Aplen ini. (Sinta/bs)






