JAKARTA, media3.id – “Dalam mewujudkan situasi yang aman dan damai di wilayah Papua, memang perlu melibatkan banyak pihak. Dengan digelarnya diskusi ini, kami berharap agar upaya yang dilakukan oleh Polri dan pemerintah melalui Operasi Damai Cartenz dari Brimob Polri merupakan suatu solusi yang tepat untuk mengatasi apa yang menjadi konflik selama ini di tanah Papua”, ucap Moeytuer Boymasa dari Kabupaten Kaimana Papua yang merupakan Koordinator Konferensi Mahasiswa Papua dalam kegiatan diskusi publik dengan tajuk “Operasi Damai Cartens, Solusi Perdamaian”, yang digelar pada hari Rabu (9/2) di Jakarta dan dihadiri sejumlah delegasi atau perwakilan para mahasiswa Papua se-jabodetabek mewakili aliansi perkumpulannya masing-masing.
“Sebagai mahasiswa Papua, kami sangat mendukung langkah positif yang diambil oleh pemerintah melalui Operasi Damai Cartenz yang dilakukan oleh Polri guna mewujudkan kedamaian di Papua”, tutur Moeytuer.
Terkait Operasi Damai Cartenz ini sendiri adalah operasi damai yang dilakukan oleh Polri melalui Korps Brimob Polri dengan lebih mengutamakan langkah persuasif , menggantikan Operasi Nemangkawi yang beberapa waktu lalu dijalankan.

Senada dengan Moeytuer, Malkin Kosepa Ketua Formatur Mahasiswa Papua Barat, juga menyatakan dukungannya atas Operasi Damai Cartenz ini.
Kepada media, Malkin menyampaikan bahwa dirinya berharap agar melalui Operasi Damai Cartenz ini, pemerintah pusat melalui TNI dan Polri juga bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat. Sehingga bisa bahu-membahu demi terciptanya kedamaian di tanah Papua. “Oleh karena itu, semoga melalui Operasi Damai Cartenz, ini adalah solusi tepat guna terciptanya kedamaian di Bumi Cendrawasih”, harapnya.
Dalam Dialog tersebut mahasiswa juga menyampaikan permasalahan yang selama ini kerap terjadi di Papua, dimana para mahasiswa berharap kedepannya agar keamanan dan kesejahteraan rakyat Papua lebih diperhatikan oleh pemerintah pusat.

Sementara itu, pengamat teroris dari Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Muslih Nashoha, memberikan motivasi kepada para mahasiswa Papua agar para mahasiswa Papua harus siap untuk kelak menjadi pemimpin, dan jangan kendor. Harus terus memperjuangkan dan memberikan yang terbaik terutama untuk kesejahteraan dan keamanan di wilayah Papua,, ” ujarnya.
Adapun puncak dari kegiatan ini adalah pembacaan piagam Konferensi Mahasiswa Papua dimana terdapat 4 poin sebagai upaya dukungan kepada pemerintah melalui Operasi Damai Cartenz menuju Papua yang sejahtera, aman dan damai. (Ardhie)






