Kejar Target Tuntaskan Lima Belas Ribu Sertifikat Tanah

  • Whatsapp

BOYOLALI (Jawa Tengah), media3.id – Program sertifikasi tanah di Boyolali terus digenjot. Tahun 2022 ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Boyolali mentargetkan 5.000 bidang bisa bersertifikat. Setelah sebelumnya pada tahun 2021 berhasil menuntaskan target sertifikasi tanah sejumlah 7.880 sertifikat tanah.

Kepala BPN Boyolali, Priyanto, mengatakan di Boyolali masih ada sekitar 15.000 bidang tanah yang belum bersertifikat. Pihaknya mentargetkan sertifikasi tersebut tuntas dalam tiga tahun mendatang.

Read More

“Sehingga setiap tahun bisa diselesaikan 5.000 sertifikat, dan ada 5 tim BPN Boyolali untuk pelaksaan program tersebut” ucap Priyanto, Rabu (16/2/2022).

Program sertifikasi menyasar semua bidang tanah di desa-desa wilayah Kabupaten Boyolali yang sampai sekarang belum bersertifikat. Bidang tanah tersebut juga tidak dalam sengketa.

“Semua bidang tanah yang ada di desa yang belum sertifikat, selama tidak ada sengketa dan sebagainya wajib bersertifikat. Subjek dan objek bidang tanah prinsipnya harus clear dan clean terlebih dulu. Jika merupakan tanah warisan, maka semua ahli waris telah setuju dan sudah tidak ada masalah. Sedangkan yang tidak ‘clear and clean’ akan ditinggal, karena potensi masalah, muncul gugatan dan sebagainya, salah subjek. Itu malah bikin masalah,” jelasnya.• (Shaleh Rudianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *