CIMAHI (Jawa Barat), media3.id – Pra Musrenbang yang digelar di Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Sabtu 15 Januari 2022 yang lalu, dari hasil rembug warga prioritas utama terkait masalah banjir yang jadi kendala utama bagi warga kelurahan Melong tersebut.
Hal itu diakui oleh Lurah Melong Koko Gober, MM saat dikonfirmasi usai menggelar Musrenbang di Kantor Kelurahan Melong Rabu (19/1/2022).
Menurut Koko, dalam kegiatan musrenbang yang telah dilaksanakan tersebut dalam rangka forum Focus Group Discussion (FGD) Sabtu yang lalu,
“Alhamdulillah untuk kegiatan musrenbang hari ini adalah rangkaian kegiatan dari pada forum FGD pada hari Sabtu, mudah-mudahan skala prioritas yang 5 bidang ini dan akan diperjuangkan oleh kepala bidangnya ke tingkat kecamatan menggunakan skala prioritas di tingkat kecamatan,” cetus Koko.
Sedangkan kata Koko, dari kelurahan Melong bidang yang utama terkait masalah pembangunan infrastruktur dalam bidang draynase,
“Draynase, saluran dan penanggulangan banjir, sampah dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS), sedangkan dalam bidang Pemerintahannya yaitu masalah PPM, termasuk pelayanan-pelayanan secara langsung terhadap masyarakat, 3 in one yang sedang berlangsung dan sangat luar biasa,” jelas Koko kembali.
Begitu pula dalam bidang budaya, warga secara aktif mengajukan terkait sarana dan prasarana untuk olahraga ditiap-tiap RW.
“Sedangkan dalam bidang sosial, kami mengusulkan terkait sekolah tingkat pertama negeri dikelurahan Melong, kami harus ada tambahan, karena SMP 4 tidak cukup karena ada perbandingan terbaginya jatah dengan kota bandung sebab lokasi ada di kelurahan Melong, tetapi dalam zona juga masuk ke Kota Bandung, jadi banyak siswa dari Cimahi kelurahan Melong tidak tercukupi,” imbuh dia.
Dalam bidang ekonomi yang diajukan adalah terkait pemasaran hasil dari UMKM,
“Banyak di Cimahi dan Melong juga yang melakukan UMKM bagus, cuma cara pemasarannya saja, semoga kedepannya jadi bagus dan menjadi dorongan bagi dinas-dinas terkait sebagai skala prioritas di kelurahan Melong ke tingkat Kota,” ujar Koko.
Inipun terkait banjir yang jadi skala prioritas kelurahan Melong, menurut Koko, sebagaimana janji visi dan misi Ngatiyana 2017-2022,
“Sudah dan sedang dilaksanakan oleh pemerintahan Kota Cimahi, dari berbagai bantuan-bantuan dari Propinsi Jawa Barat, Alhamdulillah dengan titik temu dengan Pemerintahan Kota Cimahi pada intinya sudah berupaya masalah penanganan banjir, kami dimasyarakat kelurahan Melong secara sadar masyarakat Melong menjaga masing-masing keamanan ketertiban masyarakat dan kebersihan yang paling utama,” terangnya.
Kebersihan itu lanjut Koko, dimulai dari tingkat keluarga, masyarakat setingkat RW,
“Itu merupakan salah satu bentuk tugas kita selaku masyarakat kelurahan Melong menjaga hal-hal tersebut yang saya sampaikan pada masyarakat, mudah-mudahan hasi musrenbang ini yang didampingi oleh 6 RW menjadi delegasi nanti dua LPM, Ketua Bidang dari 5 bidang yang akan terus memperjuangkan skala prioritas di kelurahan Melong di tingkat Kecamatan,” paparnya. (Sinta/bs)






