Forkopincam Kosambi Dan Teluknaga Gelar Rakor Lintas Sektoral Pastikan Natura Berjalan Kondusif

  • Whatsapp

KABUPATEN TANGERANG (Banten), Media3.id – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Kosambi dan Teluknaga menggelar rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya 2021 menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), bertempat di aula Kecamatan Kosambi Rabu (22/11).

Dalam kesempatan itu hadir PLT Camat Kosambi, C.R Inton S.I.P, MSi, Sekcam Kosambi Syarif Hidayat, Kapolsek Teluknaga AKP. Antonius SH. MH, Danramil 01 Teluknaga Kapten CPM. Jalaludin Saputra, Camat Teluknaga yang diwakili Kasi Trantib A. Rosman, KH. Muhammad pengurus Korwil FKUB kecamatan Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji Dan Sukadiri.

Read More

PLT camat Teluknaga C.R.Inton Dalam Sambutannya mengatakan bahwa Rakor Lintas sektoral ini dalam rangka membuat komitmen bersama untuk tetap menjaga Kosambi tetap aman dan kondusif menjelang serta selama peringatan Natal dan tahun baru.

Inton mengajak semua pihak untuk bekerjasama agar Kosambi tetap aman dan kondusif.

Pinta Inton kepada para pemangku agama yang ada diwilayah Kosambi harus tetap akur.

Ia juga mengucapakan terimakasih kepada tokoh lintas agama yang telah bekerja sama dengan baik, “Selama saya menjabat dikosambi belum ada percikan – percikan perdebatan mengenai agama”, tutur Inton.

Tambah Inton diwilayah kecamatan Kosambi Ada 17 gereja dan ada 4 gereja besar yang dapat menampung banyak jamaah. Inton berharap agar para jamaah tetap menerapkan prokes, tegasnya.

Dikesempatan lain, Kapolsek Teluknaga AkP. Antonius mengatakan Rakor ini dilakukan dalam rangka pengamanan terkait perayaan Natal dan Tahun Baru. (Nataru). Di wilayah hukum Polsek Teluknaga, pihaknya akan mempersiapkan 75 personil dengan bantuan personil dari Polres Metro Tangerang, mengingat anggota Polsek Teluknaga hanya berjumlah 42 personil, ungkapnya.

“Setiap gereja akan Ada tiga personel dari TNI, Polri, Satpol PP ditambah Pokdar Kamtibmas. Saya meminta agar dalam pelaksanaan natal tidak terlalu mewah dan dirayakan dengan sederhana, digereja jamaatnya juga terbatas hanya 50 persen dan lainnya dirumah dengan cara virtual,”jelas Antonius.(Din)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *