Aktivis 98 Minta Presiden Copot Pejabat Yang Lemahkan Koperasi TKBM

  • Whatsapp

JAKARTA, media3.id – Merger Pelindo yang telah di resmikan Presiden Joko Widodo beberapa bulan lalu yang penuh harapan baik Presiden maupun para pekerja dan Buruh Pelabuhan di seluruh Indonesia.

Berdasarkan rilis berbagai media Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, penggabungan empat perusahaan Pelindo akan memperkuat BUMN sektor pelabuhan itu sehingga pelayanan logistik akan semakin baik, murah, cepat dan selanjutnya akan meningkatkan daya saing Indonesia.

Read More

Menurut Aktifis 98 Subhan Hadil yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia, Bahwa Pesan Presiden Mestinya di ikuti dan di tindak lanjuti dengan peningkatan kemampuan maupun penguatan peran para Pekerja dan Buruh/TKBM Pelabuhan Indonesia, pejabat bumn dan kementrian terkait berjalan sendiri – sendiri.
Lanjut Aktivis 98 ini, spertinya ada indikasi upaya beberapa pihak yang ingin melemahkan pekerja Buruh pelabuhan dan Koperasi TKBM dengan adanya rencana mencabut SKB 2 Dirjen dan 1 Deputi Tahun 2011 tentang Penataan dan Pembinaan Koperasi TKBM di Pelabuhan dengan menyiapkan aturan
yang melemahkan TKBM maupun Koperasi.

Untuk itu jelas Subhan, berharap Presiden mendukung terus upaya penguatan TKBM dan Koperasi dan mencopot para pejabat yang berusaha dan berkeinginan melemahkan Koperasi.

saat ini SP TKBM Indonesia sedang melakukan investigasi terkait para pihak tersebut untuk selanjutnya di sampaikan ke Presiden.

Karena sangat keji upaya tersebut jika benar terwujud, dimana Buruh Pelabuhan maupun Koperasi TKBM bernaung 637 ribu lebih Buruh bertumpuh untuk menafkahi istri dan anak2nya. Tutupnya.(Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *