Plt Walikota Cimahi Ngatiyana, Pemerintah siap suport KONI hadapi Porprov 2022 baik secara materil dan moril
CIMAHI, MEDIA3.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cimahi, yang diungkapkan oleh Ketua Umum KONI Kota Cimahi H.Aris Permono, bahwa KONI Kota Cimahi dalam Porprov 2022 untuk menambah motivasi semangat olah raga bagi atlit dan pelatih, KONI secara komitmen kepada Atlit yang mampu memborong medali emas, pihak KONI akan memberikan insentif khusus (Insus).
Acara digelar di gedung Technopark Jalan Baros Cimahi Selatan, yang dihadiri Plt Walikota Cimahi Ngatiyana, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Budi Rahardja, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Perindustrian (Disperindag koperin) Dadan Darmawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lilik Setyaningsih, Camat Cimahi Selatan Dani Bastian, Camat Cimahi Tengah Tri Lospala, Lurah Cigugur Tengah Rusli Sudarmadi, Lurah Padasuka Ajat, Lurah Cibeber, Odang, Danramil Kota Cimahi. Minggu (24/10/2021).
Dalam keterangannya, Ngatiyana, bahwa pemerintah Kota Cimahi sangat aspiratif kepada KONI Kota Cimahi untuk persiapan Pekan Olahraga Propinsi Jawa Barat Tahun 2022.

Harapan Ngatiyana, untuk atlit-atlit Kota Cimahi dan Pelatih, dalam Porprov 2022 mampu menjadi pemenang dalam peraihan medali emas masuk sebagai sepuluh besar.
“Persiapan Porprov tahun 2022 ini sebagai kesiapan antara pemerintah, Legeslatif dan KONI, dalam untuk penyiapan atlit, bagaimana atlit ini, diprediksikan untuk mendapatkan medali,” terang Ngatiyana.
Pemerintah siap akan memberikan penguatan para atlit untuk dilatih semaksimal mungkin, bahkan pemerintah siap mengarahkan bagi atlit berprestasi meraih emas akan difasilitasi yang akan masuk TNI maupun Polri.
“Dalam pelatihan para atlit kami serahkan kepada KONI yang dilapangan, untuk mempersiapkan atlit-atlit Kota Cimahi yang akan membawa harum Kota Cimahi, karena banyak atlit-atlit di PON maupun di Internasionalpun ada di Kota Cimahi,” katanya.
Maka dari itu, lanjut Ngatiyana, pihaknya secara bersama-sama dengan KONI telah mempersiapkan bibit atlit untuk Porprov itu, dapat berlaga dengan sportifitas yang tinggi,
“Pemerintah Kota CImahi mensuport dan mendukung baik dibidang latihan, dibidang penyiapannya, personilnya, atlit-atlitnya, dan termasuk suport anggaran, bahkan bila para atlit yang meraih medali emas, kami siap memfasilitasi bagi atlit yang ingin masuk jadi TNI dan Polri,” ujar Ngatiyana.
Karena kata Ngatiyana, bahwa ditahun 2022 adalah tahun olahraga, maka kesiapan pemerintah Kota Cimahi akan mensuport baik materil dan morilnya yaitu anggaran persiapan untuk KONI Kota Cimahi.
Begitu pula menurut Kadisbudparpora Budi Rahardja, “Saya sebagai Kepala Dinas yang mengurusi olahraga tentunya berbicara olahraga itu ada tiga, ada olahraga pendidikan, olahraga rekreasi dan olahraga prestasi,” ucap Budi.

Karena KONI, kata Budi merupakan olahraga prestasi, maka Disbudparpora dengan keterbatasan yang ada secara teknis operasional dapat melaksanakan pembinaan prestasi,
“Maka secara regulasi juga secara undang-undang ada lembaga KONI, artinya kami dengan KONI itu bermitra yang secara tekhnis operasional, yang melaksanakan prestasi olahraga itu yaitu para pelaku olahraga, yang ada dikota Cimahi yaitu KONI,” tuturnya.
Pada intinya menurut Budi pula bahwa Disbudparpora bersama KONI bersinergi untuk berbagi tugas atau berbagi peran,
“Kami Dinas lebih fokus kepada sarana dan prasarana seperti fasilitas dan anggotanya,” imbuh Budi.
Terkait masalah Anggaranpun, pendapat Budi semua tergantung kebijakan dari pimpinan, pemerintah Kota Cimahi dan DPRD,
“Kami dan KONI sama, hanya sebatas mengusulkan, bagimana caranya usulan kami dapat disetujui yang melalui media atau ivent ini bahwa Pak Walikota hadir, Ketua DPRD hadir, camat dan lurah artinya bisa memahami bagaimana kendala-kendala kami, yang akan dihadapi, terutama terkait masalah anggaran dan pendanaannya,” paparnya
Diakui oleh Ketua Umum KONI Kota CImahi Aris Permono, terkait masalah atlit yang berlatih, bahwa pihaknya tidak bisa dibohongi, “Misalkan atlit renang, kalau ini bakal siapa, ohini renang, misalkan, jadi kami tidak bisa dibohongi oleh cabor-cabor, karena kami sudah punya data dari data-data itulah berkembang munculah atlit kami ini diperkirakan 30 emas, yang mana pada Porprov dahulu biasanya dapat 10 atau 9, jadi target kami dari 27 medali emas maka kami harapkan dalam Porprov 2022 dapat memboyong 10 Emas, apalagi dengan bekerjasama dengan Disbudparpora yang telah memfasilitasi masalah anggaran, kami optimistis untuk meraih kemenangan,”
Begitu pula yang diakui oleh Aris, siapa yang nantinya para atlit dan pelatih yang mampu meraih emas, akan mendapatkan Intensif Khusus, “Insus akan kami berikan bagi para atlit yang mampu meraih emas, kalau yang tidak dapat meraih emas, Saya tidak akan memberikan insus, disamping itu kamipun akan memfasilitasi bagi para atlit yang ingin bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas (THL),” tandas Aris.
(Sinta/Bagdja)






