Tasikmalaya, Media3.id – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono serta didampingi Dankomar TNI AL Mayjen Mar Suhartono, Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruhzanul Ulum, Sekertaris Daerah dan Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah(Forkopimda) meninjau serbuan vaksinasi Covid-19, Jumat(3/9/2021)
Kegiatan serbuan vaksinasi di ikuti kurang lebih 5000 ribu peserta. Peserta terdiri dari kalangan tenaga pendidik, staf, santri, pelajar SMK, SMA, SMP, MTS dan warga di sekitar di Gedung Serbaguna Sukriya Bakti Pondok Pesantren Suryalaya Kabupaten Tasikmalaya
Ribuan peserta vaksin dari kalangan pelajar, warga masyarakat sekitar ponpes terus berdatangan kelokasi kegiatan vaksinasi gratis dan nampak antusias berburu ingin cepat mendapatkan vaksin.
Kasal Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, Kegiatan serbuan vaksin di Jawa Barat ini kita sudah hampir semuanya telah mengelar Vaksinasi Gratis dengan menyasar para pelajar yang akan melakukan proses belajar mengajar dan kita juga mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh Korps Marinir TNI AL
“Serbuan vaksinasi melibatkan korps Marinir dan Lantamal lll Jakarta. Kegiatan dilaksanakan di dua tempat pertama di Ma’ruful Hidayah Garut dan yang ke dua di Ponpes Suryalaya Tasikmalaya,” kata, Yudo.
Ia menyebut, sasaran vaksin di Ponpes Suryalaya sebanyak 3700 orang terdiri dari tenaga pengajar, staf dan santri sebanyak 1700 orang. Gabungan lembaga formal pontren Suryalaya 500 orang, masyarakat umum sebanyak 1.500 orang dengan kekuatan tenaga kesehatan 88 orang, dan 50 orang operator.
Kegiatan Vaksinasi ini sebagai bentuk dukungan penuh TNI AL kepada Program pemerintah untuk percepatan vaksinasi Covid-19, serta penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat dan tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19 dengan melibatkan Tenaga Kesehatan dan TNI AL bersinergi dengan Instansi kesehatan setempat,” ujarnya
Selain meninjau serbuan kegiatan vaksinasi Laksmana TNI Yudo Margono juga menyalurkan 750 kontener Boks bantuan sosial berupa paket sembako diberikan kepada tenaga pendidik non struktural ponpes, dan tenaga bantuan umum dan santri.
(Mas)






