Suasana di laboratorium darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta.
Surakarta, Media3.id- PMI Solo mulai kesulitan mencari pendonor darah di tengah penerapan PPKM level 4 seperti saat ini. Berdasarkan data yang dilansir PMI Solo per Sabtu 7 Agustus 2021, stok darah di PMI Solo sebanyak 619 kantong. Dengan rincian golongan A sebanyak 166 kantong, B sebanyak 259 kantong, 0 sebanyak 128 kantong dan AB sebanyak 66 kantong.
Kepala Unit Donor Darah PMI Solo dr Kunti Dewi Saraswati membenarkan saat ini stok darah PMI Solo jauh dari ideal alias menipis. Dokter Kunti menegaskan stok aman darah PMI idealnya di atas 1.000 kantong.
“Stok aman darah PMI seharusnya di atas 1.000 kantong. Sekarang stoknya hanya 619 kantong,” ucap Kunti di kantornya, Senin (9/8/2021).
Kunti mengemukakan, sedikitnya stok darah PMI Solo terjadi karena minimnya warga melakukan donor darah. Hal itu dipengaruhi adanya kebijakan PPKM level 4 yang membatasi kegiatan sosial masyarakat. Sebelum ada kebijakan PPKM level 4, PMI Solo biasanya mengadakan donor darah di pusat keramaian di antaranya di mal dan fasilitas umum lainnya. Namun, sekarang pusat keramaian mal ditutup sehingga mengurangi stok darah PMI Solo.
“Selain di mal, PMI biasanya mengadakan donor darah di perusahaan, sekolah, serta kampus. Saat ini tidak bisa dilakukan karena adanya pandemi. Sedangkan dominannya permintaan darah itu untuk cuci darah rutin dan lainnya. Makanya kami harus bekerja ekstra untuk mengamankan stok darah PMI,” pungkas Kunti.
• (Shaleh Rudianto)






