Kelurahan Cigugur Tengah Salurkan 1460 KPM BST Untuk 19 RW

  • Whatsapp

Lurah Cigugur Tengah Rusli Sudarmadi , S.IP

CIMAHI, MEDIA3.ID – Kelurahan Cigugur Tengah Kecamatan Cimahi Tengah menerima bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) melalui Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk disalurkan kepada masyarakat Cigugur Tengah, yang telah terdata para Keluarga Penerima Manfaat (KPM)-nya oleh Kemensos sebanyak 1460 KPM di tiap-tiap Rukun Warga (RW).

Saat dikonfirmasi Lurah Cigugur Tengah Rusli Sudarmadi , S.IP diruangan kerjanya kantor Kelurahan Cigugur Tengah, Kamis (5/8/2021).

Pihaknya membenarkan sedang membagikan BST dari Kemensos berupa beras seberat 10 kg untuk masyarakat wilayah Cigugur Tengah dari 19 RW yang ada di kelurahan Cigugur Tengah.

“Kelurahan Cigugur sendiri, penerimaan bansos dikita dari Kemensos melalui BST, Penerimanya ada 1460 KPM,” papar Rusli.

Dari 1460 KPM sebagai penerima bantuan tersebut, dibagi dalam 5 titik pendistribusiannya, diantaranya,

Masyarakat Cigugur Tengah antri saat mengambil bansos BST secara tertib dan patuhi prokes

“Yang pertama titik pendistribusiannya di Kelurahan, sebanyak 5 RW yang PKM-nya sebanyak 403 PKM, dan diatur jadwal penerimaannya, yang terdiri dari RW3, RW6, RW10, RW13 dan RW16,” terangnya.

Lalu pembagian BST tersebut, kata Rusli, karena masih pandemi dan harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) maka pembagiannya dilakukan di Aula Kelurahan dan jaga jarak juga pakai masker.

Rusli juga menerangkan, bahwa untuk menghindari titik kumpul bergerombol, maka skema pendistribusian diatur waktunya per satu jam sekali per RW.

“Sedangkan distribusi dalam titik kedua, dilaksanakan dikantor RW 19, yang meliputi tiga RW, ada 270 KPM,” paparnya.

Dalam pendistribusian titik ketiga, lanjut Rusli, dilaksanakan di RW 11 ada tiga RW, dengan Penerima Manfaat sebanyak 137 KPM,

Tidak hanya itu saja, pembagianpun dilakukan pula di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) kata Rusli ada 4 RW,

Antri tertib pembagian BST di aula Kelurahan Cigugur Tengah

“Dirusunawa ada 4 RW dan jumlahnya cukup lumayan juga ada 325 KPM dan yang terakhir ada di RW 18 ini jumlahnya ada 365 KPM, jadi masing-masing KPM ini sama seperti di kelurahan kita atur jadwalnya per RW, jadi diberi selang waktu, melihat jumlah KPM ditiap RW,” jelas Rusli.

Itupun kata Rusli kalau KPMnya banyak, maka penerima jam pengambilannya ditambah,

“Minimal satu jam dan maksimal di dua jam, diatur jaraknya seperti itu,” tandasnya.

(Sinta/Bagdja)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *