Suntik vaksin yang digelar di Kecamatan Cisarua yang datang lebih didominasi anak muda yang melakukan suntik vaksin tersebut.
Bandung Barat, Media3.id – Dengan diadakannya suntik vaksin secara masal di Aula Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, hpir didominasi oleh kaum muda dari umur 18 Tahun keatas. Sabtu (3/7/2021).
Memang dilihat dari antusiasme masyarakat untuk melakukan vaksinasi cukup tinggi dan mematuhi protokol kesehatan (Prokes)
Terkait masalah diadakannya suntik vaksin tersebut, mengingat pandemi Covid-19 saat ini nampak sangat berbahaya, menurut Camat Cisarua, Drs, Taufik Firmansyah M.si, Masyarakat perlu memahami bahwa vaksinasi Covid-19 adalah keharusan bersama untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity supaya terlindungi dari ancaman pandemi.
“Biar masyarakat bisa mencapai herd immunity, Karena memang kalau mau begitu, harus divaksin,” tegas Taufik.
Memang diakui pula oleh Taufik, bahwa masyarakat yang mengikuti suntik vaksin sinovac tersebut, hampir didominasi oleh kaum muda, “Ini membuktikan kaum muda lebih mengutakan kesehatannya untuk menjaga imun tubuhnya menjadi terhindar dari Covid-19, tapi walau sudah disuntik vaksinpun, protokol kesehatan harus tetap dijaga, tetap pakai masker, dan cuci tangan pakai sabun,” sarannya.
Mengingat prioritas vaksinasi sebelumnya petugas kesehatan masih menyasar pada kaum Lanjut Usia (Lansia) serta kepada petugas dalam melayani publik.
Diakui pula oleh pasien yang sudah disuntik vaksin bernama Deni Hermawan (21) warga Desa Pasirhalang, menurut Deni dirinya merasa lega setelah disuntik vaksin pertama, “Minimal diri saya setelah disuntik vaksin secara sugesti kita kita aman dari serangan Covid-19 yang menjadi keresahan masyarakat, yah minimal kalau kita sudah disuntik bila terpapar Covid-19 tidak akan begitu parahlah,” ucap Deni.
Hal yang sama diungkapkan oleh pengunjung lainnya Sri Rahmawati (40) warga Kampung Jambu Dipa, Cisarua, menurut Sri dia datang kekecamatan bersama kedua anaknya untuk ikut divaksin juga.
“Jujur pandemi Covid-19 saat ini banyak sekali yang terpapar, karena varian delta tidak hanya menyerang kaum lansia saja, bahkan bayipun ikut terserang, maka dari itu minimal kita untuk jaga-jaga dari virus tersebut, kenapa saran dari pemerintah kita tidak turuti? Toh ini untuk kesehatan kita juga, lagi tidak sakit disuntiknya juga,” jelas Sri.
Pemerintah KBB menggelar Vaksinasi Covid-19 CT Corp ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah, terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat Indonesia.
Sedangkan untuk Desa yang belum dilakukan vaksinasi masal maka akan di adakan di Desa masing-masing dan puskesmas setempat,
“Jadi untuk vaksinasi sekarang hanya 4 Desa ya itu, Desa Pasirhalang, Desa Jambudipa, Desa Pada Asih dan Desa Kertawangi, Jadi untuk konsumen yang berusia 18 tahun ke atas, segera daftarkan diri vaksin gratis,” ujar Taufik.
(Sinta/Bagdja)





