Ujang Suharta Menduga Ada Unsur Nepotisme Soal Pengangkatan dr Fitra Jadi Plt Dirut RSUD Karawang

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id –Praktisi Hukum dari kantor Hukum Ujang Suhana SH Dan Rekan mengkritisi penunjukan sekaligus pelantikan Plt Dirut RSUD Karawang dari dr. Endang Suryadi kepada dr.Fitra Hergyana, Minggu (06/6/2021)

Menurut Praktisi Hukum Karawang Ujang Suhana SH. penunjukan sekaligus pelantikan dr. Fitra Hergyana sebagai Plt Dirut RSUD Karawang terkesan dipaksakan.

“Menurut saya, penunjukan sekaligus pelantikan dr Fitra Hergyana sebagai Plt Dirut RSUD Karawang yang menggantikan dr Endang Suryadi seolah terlalu dipaksakan, karena dr. Fitra Hergyana orang baru di angkat tahun 2020 sebagai PNS melalui pendaftaran tahun 2019, dan belum banyak pengalaman dalam bidang managerial perusahaan untuk menangani problematika permasalahan RSUD Karawang yang sampai saat ini menjadi bom waktu”,ucapnya.

Lanjutnya “Di RSUD Karawang itu banyak permasalahan yang harus segera diselesaikan dengan baik dan benar, karena selama RSUD berdiri apa yg telah di berikan dan di nikmati Rakyat Karawang dari RSUD yang ada banyak permasalahan baik dari sisi administrasi maupun dari sisi keuangan termasuk pelayanan, pertanyaannya apakah di Kabupaten Karawang tidak ada dr. Senior yang mampu dan mumpuni serta memahami persoalan dan permasalahan di RSUD Karawang yang kafabelitasnya mampu menangani persoalan sesuai bidangnya”,tegas Ujang Suhana

Iapun mengatakan, seharusnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Karawang diajak bicara bareng dengan DPRD

“Apakah tidak ada IDI ( Ikatan Dokter Indonesia) di karawang untuk di ajak bicara bareng dengan anggota DPRD sekalipun RSUD yang awalnya RSUD dari Lembaga struktural ke Lembaga Fungsional dan sekarang sudah kembali menjadi Lembaga Struktural sekalipun untuk memberhentikan dan mengangkat Dirut RSUD merupakan kewenangan se orang Bupati. akan tetapi seharusnya di laksanakan berdasarkan mekanisme rekruitmen yang benar, jelas, transparan sehingga akan mendapatkan seorang Dirut yang berkualitas mempunyai Kafabelitas, dan kredibelitas, serta Loyalitas yang mampu mengurai, menyelesaikan sedikit demi sedikit permasalahan yang besar di RSUD”, Jelasnya

Dikatakan Ujang Suhana “jadi menurut saya pengangkatan PLIT DIRUT RSUD Karawang kepada dr. FITRA HERGYANA ini jadi terindikasi ada nepotismenya karena masyarakat tau siapa itu Bupati Karawang dan siapa itu dr. FITRA HERGYANA karena masih ada kaitan family yang akhirnya sekarang menuai polemik negatif dari beberapa pandangan baik tokoh masyarakat, LSM, ORMAS terhadap kebijakan yang di lakukan oleh Bupati Karawang.

“Bahwa sekalipun dr. FITRA HERGYANA selaku juru bicara covid-19 dimana letak keberhasilannya dan sejauh mana profesionalisme dalam menangani kasus covid-19 di Karawang dan sampai sejauh ini hanya menghabiskan dana APBD begitu besar dan tidak jelas pemakaian serta peruntukannya dan terindikasi malah jadi bancakan, jadi apa yang di lakukan dan di laksanakan Bupati Karawang mengangkat dr. FITRA HERGYANA menjadi PLT DIRUT RSUD Karawang (dr, CELLICA NURACHADIANA) terkesan ada unsur Nepotisme dan Kolusinya karena Bupati dan dr. FITRA HERGYANA masih ada hubungan family (Saudara SEPUPU) dan menurut saya dengan di angkatnya dr. FITRA HERGYANA menjadi PLT DIRUT RSUD karawang bukan menyelesaikan permasalahan yang lama terpendam seperti bom waktu tetapi akan menimbulkan permasalahan baru seperti menyimpan geranat yang terkelupas” pungkasnya.

Laporan: Dmn Hr

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *