Tasikmalaya, Media3.id – Dalam Rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dan di tengah Masa Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di Indonesia, dan Dunia terutama Kota, Kab. Tasikmalaya Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati HUT ke-31 tahunnya
Guna mempermudah penyaluran bansos tersebut, HDCI Tasikmalaya bekerjasama dengan aparat TNI-Polri menyalurkan Bantuan sosial ini kepada warga masyarakat Kota, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis,” ungkap Ketua Pengcab HDCI Tasikmalaya H. Herdy Suganda atau sering di sapa H. Uded, Kamis(29/4/2021)
Menurutnya, Kegiatan ini dilakukan setiap tahun sekali berkesinambungan karena sebelumnya dilakukan pula di wilayah parigi dan pangandaran dengan kegiatan khitananan massal dan pengobatan gratis.
Kata dia, di situasi sedang pandemi dan sedang menjalankan ibadah Ramadhan HDCI menyerahkan 700 paket sembako kepada warga masyarakat Miskin dan kaum Dhuafa dengan isi paket sembako tersebut berupa beras sebanyak 5kg, minyak goreng 1kg, Gula pasir 1kg, Sarden dan 5 Bungkus Mie
Ia menambahkan dari jumlah 700 paket sembako ini, akan di salurkan ke 9 titik yakni lokasi Lanud sebanyak 120 paket, Ustad Sidik 50 paket, Cador 50 paket, panti jompo welas Asih Cikunir 30 paket, yayasan singaparna 50 paket, panti dhuafa padayungan 30 paket, Warga Miskin Nyantong 120 Paket dan Srikandi kebersihan sisanya,” terantnya
Pada kesempatan tersebut Danlanud Wiriadinata Letkol Nav Djoko Purnomo mengatakan Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kita terutama TNI dan Rekan-rekan Kepolisian dan Rekan HDCI untuk bisa menyalurkan baksos sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.
“Oleh karena itu saya beserta anggota siap untuk bergerak kembali dalam misi kemanusiaan serta bisa untuk menyambung hidup di masa pandemi covid-19 ini.
Tak hanya itu, kegiatan ini moment yang sangat tepat , karena niatnya untuk membantu dan niatnya untuk amal jariah sehingga bisa menabung di kehidupan yang akan datang,” ucapnya
Ia juga menghimbau kepada seluruh masrayarakat dan atas nama institusi pemerintahan tetap menganjurkan dan ikuti anjuran pemerintah , kalaukan dilarang kita harus mengikutinya dan kita harus berpikir positif bahwa kalau kita pulang kampung sangat kasian sama orang tua dan akan terdampak pada penyebaran covid-19
Seperti halnya yang terjadi di india yang tadinya landai sekarang menjadi tsunami covid-19 dan jangan kita ikuti, karena keteledoran sesaat, karena yang di rencanakan pemerintah adalah hal yang sangat terbaik dan kita harus mengikutinya,” pungkasnya.
(Mas)






