Oil Spill Milik PHE-ONWJ Kembali Cemari Perairan Karawang, Dampak Utamanya, Warga Mengalami Gangguan Kesehatan

  • Whatsapp

Anak dibawah umur sedang memasukan minyak mentah ke kantong plastik tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD)

KARAWANG, Media3.id- PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE-ONWJ) diduga lambat atasi oil spill :minyak mentah) yang mencemari pesisir pantai Pisangan Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Kamis (22/04/21)

Warga mengaku hingga hari ini pihak PT PHE ONWJ belum turun kelapangan melakukan pembersihan minyak mentah berwarna hitam dan mudah mencair ini bila terkena sinar matahari yang ada di pesisir pantai Desa Cemara jaya.

Jangankan pembersihan, minyak mentah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun atau (B3) ini, ternyata kata warga, pihak PHE ONWJ belum ada himbauan kepada masyarakat agar jangan menyentuh minyak mentah tersebut.

belum ada dari Pertamina yang datang kesini untuk melihat kondisi di sini” kata Yana, warga yang sedang mengumpulkan minyak mentah memasukannya ke dalam kantong plastik, Kamis (22/04/21).

Walaupun baru semalam, sejumlah warga mulai merasakan dampak kesehatannya yang mulai terganggu akibat bau menyengat yang bersumber dari minyak mentah milik PHE-ONWJ.

untuk melalukan himbauan kepada masyarakat yang terdampak pencemaran minyak mentah. Padahal minyak mentah yang ada di pesisir pantai tersebut menggangu kesehatan masyarakat.

“bau menyengat bahkan menganggu pernapasan, sesak napas, batuk dan pusing” ungkapnya.

Hal serupapun disampaikan Hendi ketua Rt 02/01 ia mengatakan, pencemaran minyak mentah bukanlah yang pertama kali namun kali ini kejadian yang ke dua kalinya. pencemaran pertama terjadi di tahun 2019 dan sekarang terjadi lagi.

“bukan pertama kali saja pencemaran minyak mentah tapi ini yang kedua kalinya” ungkapnya.

Dampak langsung yang dirasakan warga, kata Hendi, warga mengalami batuk-batuk dan pising dan sesak nafas dampak dari bau menyengatnya minyak mentah yang datang tadi malam terbawa.

“dampaknya dari warga ada yang kena batuk dan pusing. Soalnya datangnya baru tadi malam” jelasnya

iapun berharap kepada pemerintah daerah dan pertamina agar minyak mentah yang mencemari pantai segera dilaku

“saya berharap kepada pemerintah daerah dan Pertamina segera mengatasi pencemaran minyak mentah ini” jelasnya.

Laporan: Daman Huri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *