Irmalianti saat diwawancara media3.id di rumah kediamannya di Dusun Kerajan A, Rt 20/04, Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang
KARAWANG, Media3.id- Irmaliani (25) warga Dusun Karajan A, RT 20/04, Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, rumahnya nyaris hangus terbakar diduga akibat ledakan bom molotov yang belum diketahui sumbernya dari mana. Jumat (09/04/21).
Dari keterangan Irmaliati, kejadian ledakan diperkirakan jam 12 malam Jumat (08/04). Awalnya ia baru saja dari kamar mandi lalu masuk kamar sambil rebahan dan ngecas hp. belum juga tidur nyenyak ia mendengar suara ledakan di belakang rumah, namun begitu dilihat ternyata api sudah membakar dinding rumah yang terbuat dari bilik (anyaman bambu).
melihat api semakin besar, Irmalianti langsung membangunkan ibunya dan panik sambil berusaha memadamkan api dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar
“sebelumnya saya keluar dari wc terus masuk ke dalam rumah dan ngecas hp terus tidur, belum juga nyenyak, saya mendengar suara ledakan di belakang rumah dan langsung ada api” kata Irmaliati, Jumat (09/04) di rumah kediamannya.
Lanjutnya api tersebut sempat membakar dinding rumah dan perabotan rumah tangga, namun untungnya api yang menggebu-gebu tersebut berhasil dipadamkan bersama warga.
“dinding rumah dan perabotan rumah tangga ada yang terbakar termasuk jam dinding” tuturnya.

Setelah api padam, iapun bersama warga sempat megecek ke belakang rumah dimana sumber ledakan berada. ternyata ditemukan pecahan botol besama kain sumbu dan bau minyak tanah.
“begitu di cek kebelang ada yang nemuin botol, ada kain dibotol kayak sumbu” ungkapnya.
atas peristiwa tersebut Irmaliani merasa trauma dan ketakutan karena peristiwa tersebut hampir menghanguskan rumahnya bahkan mengancam nyawanya.

“saya dan ibu saya merasa trauma banget sampai sekarang karena merasa ketakutan”
hingga berita ini diterbitkan baru ada RT yang datang kerumahnya melihat peristiwa dan mencari informasi soal awal mula sumber api yang hampir menghanguskan rumah.
Laporan: Daman Huri






