Limbah Batu-bara Diperjualbelikan, DLHK Karawang Jangan Cuek

  • Whatsapp

Tumpukan Limbah Batubara di wilayah Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang

KARAWANG, Media3.id– Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang enggan diwawancara soal limbah batu-bara yang dijual belikan dan digunakan sejumlah warga untuk menimbun lahan pekarangan, Selasa (09/03/21).

Tiga kecamatan di Kabupaten Karawang menjadi lahan empuk oknum yang menjual limbah batu-bara kepada masyarakat dengan harga yang relatif murah namun tanpa menjelaskan dampak dari limbah tersebut kedepannya.

Dari hasil investigasi sementara, ada tiga kecamatan yang yang menjadi lahan empuk penjualan limbah tersebut. Yaitu Kecamatan Cilebar, Kecamatan Pedes dan Kecamatan Cibuaya.

Limbah tersebut digunakan untuk mengurug/menimbun lahan pekarangannya bahkan ada juga memanfaatkan limbah tersebut untuk mengurug ruangan di dalam rumahnya pada saat membangun.

Adanya limbah batu-bara yang dimanfaatkan warga diakui oleh Kepala Desa Sungai Buntu, Kecamatan Pedes. Ia sempat mendengar ada warga yang membeli limbah batu-bara dan memanfaatkannya, adapun alasan warga membeli limbah tersebut karena harganya murah.

“katanyasih harganya murah dan saya sebagai kepala desa sudah menegurnya supaya tidak memanfaatkan limbah batu-bara” Kata Asep Kades Desa Sungai Buntu, Selasa (09/03/21).

Iapun berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang agar dapat mengawasi, karena alasan masyarakat harga limbah tersebut murah

“saya berharap kepada lingkungan hidup agar mengawasi, karena alasan masyarakat mencari yang murah” pungkasnya.

Namun dikonfirmasi ke Heti Kabid Wasdal DLHK Karawang, usai mengunjungi Puskesmas Tirtajaya, Heti terkesan enggan diwawancara soal adanya limbah batu-bara yang dijual-belikan dan langsung pergi.

“yee batu-bara nanti, gak ada, nanti aja” kata Kabid Wasdal sambil meninggalkan awak media, Selasa (09/08/21).

(Dmn)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *