Zero Waste jadi Senjata DLH Cimahi Untuk Kelola Sampah Di Sumber

  • Whatsapp

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Guntur Priambada

CIMAHI, MEDIA3.ID – Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi berkomitmen untuk meneruskan program zero waste, dengan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Pengelolaan sampah sejak dari sumber dilakukan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS). Program zero waste akan menyasar RW se-Kota Cimahi.

“Kita masih ada kesempatan untuk mengelola sampah di sumber supaya menekan timbulan sampah di sumbernya,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Guntur Priambada,.

Seperti diketahui, dari total 270 ton per hari timbunan sampah di Kota Cimahi.

Sementara yang dibuang ke TPAS Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencapai 220 ton. Sisanya ada yang dikelola di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) maupun di sumber.

“Kita harapannya posisinya dibalik. Jadi 70 persen itu terkelola, 30 persen dibuang ke TPA,” kata Guntur.

Jika target itu terealisasi, ungkap Guntur, maka anggaran untuk pengangkutan dan membayar tipping fee TPA bisa dialihkan program pengelolaan sampah di sumber. Biaya pengangkutan sampah di Kota Cimahi sendiri cukup besar.

Perogeam zero waste digalakan kembali oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi

Dalam setahun, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi setidaknya harus mengeluarkan budget hingga Rp 16 miliar lebih untuk membuang sampah ke TPA Sarimukti untuk membayar pengangkutan, Kompensasi Jasa Pelayanan (KJP) hingga Kompensasi Dampak Negatif (KDN).

Angkanya akan lebih membengkak jika pembuangan sampah sudah dialihkan ke TPPAS Legoknangka, Kabupaten Bandung. Estimasinya mencapai 35 miliar dalam setahun untuk komponen biaya serupa seperti ke TPA Sarimukti.

“kalau bisa dibalik, anggarannya bisa dihemat. Bisa dialihkan ke program pengelolaan di sumber,” tuturnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya terus mengedukasi pengelolaan sampah sejak dari sumber melalui program zero waste. Selain menyasar sekolah, program tersebut juga menyasar RW-RW di Kota Cimahi.

(Sinta/Bagdja)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *