Ketua Umum LSM Terima Rorongsokan Istimewa (Terorist) Jawa Barat Tatan Sopian
CIMAHI. Media3.id – Menurut Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Terima Rorongsokan Istimewa (Terorist) Jawa Barat Tatan Sopian, bahwa cara ampuh untuk mengindari Hoax, Radikalisme dan Rasis, adalah hutan-hutan yang gundul dapat ditanami Pohon Beringin.
Karena kata Tatan, bila gunung-gunung ditanami kayu albasiah, atau jati, itu jadi lahan bisnis orang-orang berduit, dan oknum pejabat.
Tapi kalau hutan-hutan yang gundul ditanami pohon beringin, orang kaya berduitpun atau oknum pejabat, tidak akan berani untuk menebangnya,
“Karena pohon Beringin tidak bisa dijadikan lahan bisnis,” ujarnya.
Maka dari itu, dengan ramainya pemberitaan yang hoax, dan ramai dibicarakan, menurut Tatan, dirinya sangat prihatin terkait elektabilitas oknum pejabat diduga banyak menyalah gunakan wewenangnya.
“Dengan adanya berita-berita seperti itu, sekarang marilah kita bercocok tanam, untuk menghindari gunung-gunung yang gundul, akibat keserakahan manusia hutan-hutan banyak ditebangi, akibatnya banjir dimana-mana, dan korban bergelimpangan,” ucap Tatan prihatin.
Sekarang, lanjut Tatan lebih baik membudayakan tanaman apa yang harus ditanami untuk kesejukan bangsa ini?
“Menurut Saya lebih baik menanam 1000 pohon beringin agar kita tidak berbuat hoaks, radikalisme dan Rasis, maka alangkah baiknya kita menggalakan menanam pohon beringin, agar menjadi apapun yang sudah kita perbuat, setan akan berdiam diri di pohon beringin,”
Menurut Tatan, karena manusia ini sudah melampaui batas,
“Jangankan memfitnah orang lain, dirinya saja sudah difitnah oleh dirinya sendiri,” jelasnya.
Harapan Tatan, agar manusia dapat meyakini kepada Tuhan Yang Maha Esa, artinya para napsu setan agar berdiam diri dipohon beringin.
Contohnya para binatang mengejar mencari makanan kekampung-kampung disebabkan pohon-pohon dihutan sudah banyak yang dimusnahkan.
“Diharapkan pula oleh Tatan, kepada pihak pejabat tinggi dan lapisan masyarakat agar menggalakan kembali pohon beringin untuk menghindari dari napsu setan,” Terangnya ()
Ketua Umum LSM Terima Rorongsokan Istimewa (Terorist) Jawa Barat Tatan Sopian
CIMAHI, MEDIA3.ID
Menurut Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Terima Rorongsokan Istimewa (Terorist) Jawa Barat Tatan Sopian, bahwa cara ampuh untuk mengindari Hoax, Radikalisme dan Rasis, adalah hutan-hutan yang gundul dapat ditanami Pohon Beringin.
Karena kata Tatan, bila gunung-gunung ditanami kayu albasiah, atau jati, itu jadi lahan bisnis orang-orang berduit, dan oknum pejabat.
Tapi kalau hutan-hutan yang gundul ditanami pohon beringin, orang kaya berduitpun atau oknum pejabat, tidak akan berani untuk menebangnya,
“Karena pohon Beringin tidak bisa dijadikan lahan bisnis,” ujarnya.
Maka dari itu, dengan ramainya pemberitaan yang hoax, dan ramai dibicarakan, menurut Tatan, dirinya sangat prihatin terkait elektabilitas oknum pejabat diduga banyak menyalah gunakan wewenangnya.
“Dengan adanya berita-berita seperti itu, sekarang marilah kita bercocok tanam, untuk menghindari gunung-gunung yang gundul, akibat keserakahan manusia hutan-hutan banyak ditebangi, akibatnya banjir dimana-mana, dan korban bergelimpangan,” ucap Tatan prihatin.
Sekarang, lanjut Tatan lebih baik membudayakan tanaman apa yang harus ditanami untuk kesejukan bangsa ini?
“Menurut Saya lebih baik menanam 1000 pohon beringin agar kita tidak berbuat hoaks, radikalisme dan Rasis, maka alangkah baiknya kita menggalakan menanam pohon beringin, agar menjadi apapun yang sudah kita perbuat, setan akan berdiam diri di pohon beringin,”
Menurut Tatan, karena manusia ini sudah melampaui batas,
“Jangankan memfitnah orang lain, dirinya saja sudah difitnah oleh dirinya sendiri,” jelasnya.
Harapan Tatan, agar manusia dapat meyakini kepada Tuhan Yang Maha Esa, artinya para napsu setan agar berdiam diri dipohon beringin.
Contohnya para binatang mengejar mencari makanan kekampung-kampung disebabkan pohon-pohon dihutan sudah banyak yang dimusnahkan.
“Diharapkan pula oleh Tatan, kepada pihak pejabat tinggi dan lapisan masyarakat agar menggalakan kembali pohon beringin untuk menghindari dari napsu setan,” Terangnya.
(Sinta/Bagdja)






