3 Kecamatan Di Karawang Jadi Lahan Empuk Penjualan Limbah Batu Bara

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – Limbah batu bara ternyata di Kabupaten Karawang seakan akan bebas dijual belikan padahal limbah tersebut tergolong ke limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang tentunya berdampak pada kesehatan. Minggu (17/01/2021).

Dari hasil investigasi ada 3 Kecamatan di Kabupaten Karawang yang rawan menjadi tempat penjualan limbah batu bara yaitu wilayah Kecamatan Cilebar, Kecamatan Pedes dan Kecamatan Cibuaya.

Adapun harga jual limbah batubara cukup pantastis dari 700 ribu rupiah sampai 800 ribu rupiah per mobil truck Cold Deasel yang tentunya sampai lokasi dimana si pembeli berada.

Kebanyakan dari mereka (masyarakat), limbah batubara digunakan untuk mengurug/nimbun lahan di dataran rendah, dan ada juga masyarakat menggunakannya untuk pengganti pasir diaduk dengan semen.

Salah satu warga di Kecamatan Cilebar mengaku membeli limbah batu bara untuk menimbun lahan pekarangannya karena, selain murah, limbah tersebut disaat ketimpa hujan tidak becek yang tentunya berbeda dengan tanah.

“kalau ditimbun pakai batu bara, halaman rumah tidak becek beda dengan tanah kalau hujan tentunya lengket” kata dia saat ditanya soal limbah batubara yang ia beli, Minggu 17/01/21).

Lanjutnya iapun mengaku bukan pertama kali membeli limbah batubara sisa pembakaran, sewaktu membangun rumah mereka memanfaatnnya untuk menimbun di dalam rumah dan halaman dan sekarang ia membeli lagi untuk menimbun halaman rumahnya.

“dulu waktu itu beli batubara dan sekarang juga saya pake batubara untuk menimbun di halaman karena air pasang” jelasnya.

Adapun harganya, kata dia, kalau dulu sewaktu ia beli harganya 700 ribu sampai 800 tapi kalau sekarang saya tidak tau karena suami saya yang beli” tuturnya.

Iapun sempat ragu soal limbah batubara yang tergolong dalam limbah B3, tapi nyatanya rerumputan bisa tumbuh dan bunga yang ada di dekat limahpun tidak mati.

“itu rumpun aja tumbuh dan bungapun bisa tumbuh” pungkasnya.

(Daman huri)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *