BANDUNG. MEDIA3.ID – Paska ambruk kirmir diterjang banjir Cihampelas, Kamis (24/12) kemarin sore di RW 02 Kelurahan Cipaganti Kecamatan Coblong, satgas Sektor 22 sub 08 melakukan perbaikan bersama warga dan anggota Koramil, Jumat (25/12/2020).
Satgas Sektor 22 Citarum Harum, fokus menindak segala hal yang mengganggu tata kelola dan derajat kotornya air sungai, termasuk mitigasi, restorasi dan konservasi sungai.
Sub 08 Sektor 22 yang dipimpin oleh Peltu Ade Rapiudin, hari ini menindak kerusakan pasilitas Sungai Cikalintu yang disebabkan banjir tidak terkendali hingga merobohkan kirmir dan rumah penduduk.
Peltu Ade Rapiudin, ditengah kesibukannya menyampaikan, dampak banjir kemarin sore akibat hujan deras hingga merusak beberapa bangunan.
“Objek yang kena banjir diantaranya, rumah warga a/n Bapak Muhiya dan Ibu wati juga jebolnya kirmir Sungai Cikalintu,” jelas Ade.
Rahmat (warga Rw. 02 setempat) membenarkan telah terjadinya kerusakan akibat banjir kemaren.
“Sekitar pukul 16.15 wib saat hujan deras diwilayah jl Cihampelas dan sekitarnya, air sungai cikalintu meluap hingga kemiringan mencapai 60 derajat sehingga mengakibatkan jebol Kirmir pembatas Sungai Cikalintu dengan Jalan Akses warga, sehingga air pun meluap ke rumah warga,” kata Rahmat.
Di Kota Bandung banyak bangunan fasilitas sungai yang rusak akibat dari hujan deras kemaren, termasuk kirmir Sungai Cikalintu hingga 7 meter panjang kirmir dengan tinggi 1,5 meter roboh diterjang derasnya air sungai.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, saat ini kami melakukan perbaikan kirmir dan dibantu oleh tim gober dan masyarakat,” imbuh Ade.
Giat dihadiri oleh, Kapolsek Coblong, Camat Coblong, Lurah Cipaganti, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Ketua RW, RT, Kepala Trantib kecamatan dan aparat kewilayahan setempat.
Peltu Ade Rapiudin berharap, supaya masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaannya bila terjadi hujan lebat, supaya tidak terjadi yang tidak diharapakan.
(Acep)






