Karawang, Media3.id- Asep Agustuan SH, MH yang biasa disapa Askun Praktisi Hukum sekaligus permerhati pemeritahan, kini sedang membidik anggaran Covid-19 di Karawang. Menurutnya hingga saat ini anggran covid-19 tidak transparan
Dijelaskannya ia sempat membaca itupun kalau tidak salah, kata askun, bahwa dalam anggran covid-19 ada anggran untuk biasa duka bagi keluarga yang meninggal. Anggran tersebut diberikan ke ahli waris dari satgas covid-19
“kalau saya tidak salah baca ketika orang terkena covid, itu ada bantuan. Kalau tidak salah ada bantuan untuk yang kena covid esebagai biaya duka. Itipun kalau tidak salah makanya sayakan belum tau makanya sedang saya cari” kata Askun saat ditemui di rumah kediamannya, Selasa (29/12/20).
Lanjutnya, kalau emang ada anggran yang diperuntukan untuk keluarga yang meninggal dunia yang terpapar covid-19 tentunya harus diberikan namun kalau tidak diberikan atau dikeluarkan maka siap siap si pwnyelenggara atau satgas yang bertanggung jawab akan berurusan dwngan hukum
“kalau emang disitu ada, berapa banyak orang yang meninggal kena covid. Sudah belum uang itu dikeluarkan terus ahli warisnya menerima atau tidak. Kalau tidak menerima dan itu ada didalamnya maka yang penyelenggara atau satgas ini bertanggungjawab sepenuhnya anggaran dana tersebut” jelasnya
namun saat disinggung soal berapa anggran biaya pengobatan per orangnya dan biaya pemakaman yang terpapar civid, lagi lagi Askun menjawab tidak tahu sambil mengeleng gelengkan kepala ĺmana saya tahu” jelasnya
Secara tegas Askun menjaskan, supaya satgas covid-19 transparan dalam menggunakan anggaran.
(Dmn Hr)






