Status Gunung Merapi Waspada 3, Polres Klaten Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

  • Whatsapp

KLATEN. Media3.id – Balai Penyelidikan Dan Pengembangan Tehnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)Yogyakarta hari Kamis (5/11) kemarin menetapkan status gunung Merapi yang ada di perbatasan Jawa Tengah dan DIY menjadi Waspada level tiga. Hal itu dkarenakan meningkatnya aktifitas kegempaan dari dalam perut gunung yang memungkinkan akan terjadinya letusan atau erupsi setiap saat.


Oleh karena adanya status waspada level 3 itu kemudian BPPTKG Yogyakarta menetapkan daerah daerah di radius 5 kilometer dari puncak gunung Merapi sebagai Kawasan Rawan Bencana ( KRB) yang meliputi tiga desa di kecamatan Cangkringan kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Desa Umbulharjo, Kepuhharjo dan Glagahharjo.
Dan untuk wilayah Propinsi Jawa Tengah meliputi tiga kabupaten yang wilayahnya termasuk sebagai Kawasan Rawan Bencana terkait dengan peningkatan aktifitas gunung Merapi yaitu Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dam Kabupaten Klaten.
Kabupaten Magelang dengan wilayah satu kecamatan yaitu kecamatan Dukun dengan tiga desa sebagai desa rawan bencana yaitu Ngargomulyo, Krinjing dan Paten.


Kabupaten Boyolali dengan satu kecamatan yaitu kecamatan Selo yang meliputi tiga desa ditetapkan sebagai desa rawan bencana yaitu desa Tlogolele, desa Jrakah dan Desa Klakah.


Sementara kabupaten Klaten juga mempunyai wilayah kecamatan yang termasuk sebagai kawasan rawan bencana sebagaimana ditetapkan BPPTKG Yogyakarta yaitu kecamatan Kemalang dengan tiga desa yang masih dalam radius bencana 5 kilometer dari puncak Merapi yaitu desa Tlogowatu, desa Balerante dan desa Sidorejo.


Terkait dengan peningkatan status gunung Merapi tersebut maka Forkompimda Kabupaten Klaten pada hari Kamis (5/11) langsung meninjau ke lokasi Kawasan Rawan Bencana (KRB) untuk melihat kesiapsiagaan sarana dan prasarana serta warga masyarakat setempat dalam menghadapi bencana bila sewaktu waktu terjadi erupsi gunung Merapi.
Dari pantauan di lapangan, sebagaimana dikatakan oleh Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu yang ikut dalam rombongan Forkompimda menijau kesiapsiagaan di lapangan kemarin, warga masyarakat yang berada dan tinggal di Kawasan Rawan Bencana sudah siap bila sewaktu waktu dilakukan evakuasi.


“Semua sarana dan prasarana, baik kendaraan, jalan jalur evakuasi maupun barak penampungan sudah siap bila sewaktu waktu terjadi erupsi..” jelas Kapolres.


Terkait status waspada level 3 tersebut Pemkab Klaten sebagaimana dijelaskan oleh Pjs. bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko meminta segala aktifitas usaha pertambangan, pertanian maupun aktifitas wisata yang ada di daerah rawan bencana untuk sementara dihentikan. “Kami segera pasang spanduk spanduk peringatan bahaya di lokasi rawan bencana..” ucap Pjs.Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko.


Jajaran Polres Klaten juga langsung tanggap dengan meningkatnya status gunung Merapi yang saat ini ada pada level Waspada tiga tersebut dengan menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi bencana. Apel kesiapsiagaan hadapi bencana ini disamping untuk menghadapi kemungkinan terjadi bencana erupsi gunung Merapi juga untuk mengantisipasi bencana yang terjadi di musim penghujan.

(Sarjono)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *