Ratusan Pengemudi Ojol Grab Klaten Tuntut Manajemen GI Pastikan Skema Tarif Layanan

  • Whatsapp

KLATEN.Media3.id – Ratusan pengemudi ojek online “Grab” yang biasa beroperasi di wilayah kabupaten Klaten, hari Kamis (12/11) siang melakukan aksi damai di depan sebuah apotik di seputaran stasiun Kereta Api Kota Klaten. Para pengemudi ojek on line “Grab” tersebut menanda tangani sebuah petisi yang berisi lima tuntutan yang akan diajukan kepada manajemen Grab Indonesia.


Para pengemudi Ojek on line “Grab” di wilayah kabupaten Klaten mengeluhkan ketidakpastian sistem tarif yang diterapkan oleh manajemen Grab Indonesia.
Lima tuntutan yang diajukan kepada manajemen Grab Indonesia itu antara lain, soal tarif minimum Grab food, mereka minta tarif minimum Grab food adalah 8.000 rupiah. Para pengemudu Grab meminta pembebasan biaya pemesanan di semua layanan. Mereka juga mengeluhkan masih adanya ongkos kirim yang dibebankan kepada mitra / pengemudi. Selanjutnya, para pengemudi atau mitra Grab Indonesia minta agar manajemen memastikan kenaikan tarif dinamis saat cuaca hujan.


Koordinator Grab Bike Klaten, Jackal Z Ahmad kepada media3.id mengatakan, aksi para pengemudi Grab ini dilaksanakan ditengah situasi yang memprihatinkan karena masih adanya pandemi Covid19. Oleh karenanya tidak semua pengemudi datang dalam waktu bersamaan. tanda tangan petisi dilakukan secara bergantian sehingga tidak ada kerumunan massa.


“Anggota kami seluruhnya ada sekitar 1200 orang, bayangkan jika mereka kumpul bersama dalam satu tempat. Makanya aksi ini kami lakukan tidak dengan cara ramai ramai. Tanda tangan petisi satu per satu bergantian dan tidak perlu ada yel yel tuntutan. Yang penting tuntutan kami sampai ke manajemen” ujar Jackal. (Sarjono)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *