Bali, Media3.id – Upaya menjaga kelestarian Bali juga berlangsung di pesisir Perancak, Kabupaten Jembrana. Bersama Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mendukung perlindungan penyu dan habitatnya melalui kolaborasi yang telah berjalan sejak 2013. Dukungan ini menjadi bagian dari program “Penyu untuk Indonesia” dalam pilar tanggung jawab sosial perusahaan “Hijau Bersama Daihatsu”.
Kolaborasi tersebut mendukung berbagai kegiatan konservasi, mulai dari penyelamatan dan perawatan penyu serta tukik, edukasi bagi masyarakat dan pengunjung, hingga pembersihan pantai. Melalui keterlibatan masyarakat setempat, upaya pelestarian dilakukan secara berkelanjutan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan pesisir.
Dedikasi Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih mendapat pengakuan nasional melalui penghargaan Kalpataru Lestari 2026, yang diterima oleh I Wayan Anom Astika Jaya selaku ketua kelompok. Penghargaan ini melengkapi pencapaian Kalpataru pada 2017, sekaligus mengapresiasi konsistensi Kurma Asih dalam melestarikan penyu, menjaga ekosistem pesisir, dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam perlindungan lingkungan.
Berdiri sejak 1997, Kurma Asih memiliki perjalanan yang berakar pada perubahan cara pandang masyarakat terhadap penyu. Sebagian warga yang sebelumnya berburu penyu beralih menjadi pelindung satwa tersebut. Kesadaran akan semakin sulitnya menemukan penyu mendorong tumbuhnya gerakan konservasi yang kemudian terus dijalankan bersama masyarakat.
Daihatsu turut mendukung keberlanjutan gerakan tersebut melalui bantuan sarana dan prasarana konservasi. Dukungan ini menunjang kegiatan pelestarian sekaligus fungsi Kurma Asih sebagai tempat belajar bagi masyarakat. Kolaborasi lintas pihak diharapkan dapat memperkuat kegiatan konservasi dan menjaga keterlibatan warga dalam melindungi penyu.
Selain penyelamatan satwa, edukasi menjadi bagian penting dari kegiatan konservasi. Kurma Asih memperkenalkan upaya perlindungan penyu kepada masyarakat dan pengunjung, sementara program konservasi binaan Daihatsu juga membuka kesempatan belajar bagi pelajar, mahasiswa, serta wisatawan. Melalui edukasi, kepedulian terhadap penyu diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan menjaga lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Perhatian terhadap kebersihan pantai turut melengkapi upaya tersebut. Pesisir merupakan bagian dari habitat penyu sehingga perlindungannya perlu berjalan bersama kegiatan konservasi. Aksi pembersihan pantai mengajak masyarakat mengambil peran melalui langkah sederhana yang dapat dilakukan bersama, sekaligus memperkuat hubungan antara pelestarian satwa dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Bagi Daihatsu, dukungan terhadap Kurma Asih merupakan bentuk kontribusi jangka panjang yang bertumpu pada kolaborasi dengan masyarakat. Perjalanan konservasi di Perancak memperlihatkan bahwa perubahan dapat dimulai dari kesadaran warga, kemudian diperkuat melalui dukungan berbagai pihak. Melalui semangat Hijau Bersama Daihatsu, perusahaan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia. Dukungan terhadap konservasi penyu Kurma Asih menjadi bagian dari upaya merawat alam Bali agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.





