KARAWANG, Media3.id- Gara-gara cuitan di voice note Nuryaman kepala Desa Gebangjaya yang bocor dan tersebar di group WhatsApp wartawan, membuat Dede Kusdinar ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Jawa Barat minta maaf kepada wartawan.
Cuitan voice note kepala desa Gebangjaya telah membuat wartawan marah bahkan tak tanggung-tanggung kepala desa Gebangjaya tersebut diadukan ke Polres Karawang oleh ketua Asosiasi Jurnalis Indonesia Bersatu (AJIB).
Atas peristiwa tersebut membuat ketua DPD APDESI Jawa barat turun tangan agar permasalahan antara kades Gebangjaya dengan wartawan dapat berakhir dengan kekeluargaan dan saling memaafkan.
“Kami atas nama DPD APDESI Jawa Barat minta maaf kepada rekan media yang ada di Karawang apa bila rekan kami ini kurang paham kordinasi dengan rekan-rekan lainnya. kata Dede, saat jumpa pers di rumah makan Sindang Reret Karawang, Jum’at (04/03/23).
Dengan kerendahan hati di hadapan jurnalis Karawang, ketua DPD APDESI Jawa Barat meminta kepada ketua DPC APDESI Karawang agar melakukan pembinaan terhadap kepala desa agar Peristiwi yang menyebabkan konflik antara kepala desa dengan wartawan dapat dihindari.
“Dan tidak mengurangi rasa hormat kami kepada rekan-rekan DPC tolong harus ada pembinaan kepada rekan-rekan kepala desa untuk menghadapi permasalahan seperti ini” ungkapnya.
Adapun cuitan Kepala Desa Gebangjaya di group kepala desa yang bocor dan tersebar di group wartawan berbahasa sunda
“nya mantakna ge Bun,lamun kieu mah yeuh urang sarerea babarengan unggal Kapala desa Kabeh sakacamatan cibuaya,hayuh urang kompak babarengan,lamun Aya media cukup Weh di suguhan,ulah sok di bere uang bensin,supaya aral ngke manehna teh di gawe jadi wartawan teh Kitu Bun…hampura iyeu saukur masukan nya” kata Nuryaman
(DH)






