Penandatanganan akta notaris berdirinya Yayasan Damar Kedhaton Nusantara, 26 Agustus 2021. Dari kiri ke kanan: KGPH Adipati Benowo, Arianik Indriastutik, KGPH Madukusumo, Setyo Pudyorini, dan KP Miko Yulianto.
Surakarta, Media3.id- Selesai sudah konflik panjang selama 16 tahun di antara sesama kerabat Karaton (baca: keraton) Surakarta Hadiningrat. Ditandai dengan perdamaian dan bergabungnya para putra raja dan adik kandung raja menjadi satu ke dalam wadah sebuah yayasan, bernama Yayasan Damar Kedhaton Nusantara.
Hal ini dikemukakan Bendahara Yayasan Damar Kedhaton Nusantara kepada Media3.id, Arianik Indriastutik, Selasa (19/10/2021) di Solo.
“Duduk dalam kepengurusan yayasan adalah Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger sebagai pembina, KGPH Adipati Benowo sebagai ketua dan KGPH Madukusumo sebagai wakil ketua,” ungkap Arianik.
Lebih lanjut Arianik mengatakan yayasan Damar Kedhaton Nusantara yang dibentuk pada 26 Agustus 2021 ini bergerak di bidang pengembangan budaya Nusantara, dan akan diresmikan pada Kamis, 21 Oktober 2021 mendatang.
“Yayasan Damar Kedhaton Nusantara akan kita resmikan pada Kamis, 21 Oktober ini. Dijadwalkan hadir dalam peresmian nanti di antaranya Jenderal TNI (purn) Dr. Moeldoko, Gubernur Jawa Tengah
Ganjar Pranowo, Raja Surakarta S.I.S.K.S Pakoe Boewono XIII, dan
Mayjend TNI Rudianto, Pangdam IV Diponegoro,” terang Arianik.
Peresmian akan dilangsungkan pada Kamis (21/10/2021) pukul 09.00 WIB di kantor yayasan di Dukuh Tegal Arum, Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Dibuka oleh KGPH Puger bersama KGPH Adipati Benowo.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan apresiasinya melalui whatsapp dengan emoticon ‘jempol’ atas berdirinya yayasan Damar Kedhaton Nusantara ini.
• (Shaleh Rudianto)






