SMAN 2 Kota Cimahi Siswa Dan Guru Wajib’ Di Vaksin Dalam Pembelajaran Tatap Muka

  • Whatsapp

Digelarnya PTM kepala Sekolah Kepala Sekolah SMAN 2 kota Cimahi Drs. Doddy Sularto MM
menegaskan siswa/siswi yang masuk harus ijin orangtuanya dan harus disuntik vaksin terlebih dahulu.

CIMAHI, MEDIA3.ID – Dalam Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SMA dan SMK baik Negeri ataupun Swasta se kota Cimahi
berlangsung hari ini senin (6/9)

Seperti yang dituturkan oleh Kepala Sekolah SMAN 2 kota Cimahi Drs. Doddy Sularto MM
menegaskan

“Bahwa kita mengakhiri proses belajar jarak jauh selama satu setengah tahun dan hari ini
kita mulai dengan uji coba PTM dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, seperti
mengikuti peraturan SK 4 Menteri dan KEMENDIKBUD tahun 2020 yang lalu,” tandas Dody.

“Didalam uji coba Pembelajaran Tatap Muka ini kami memberikan ruang kehadiran siswa
sebanyak 50% dengan komposisi waktu belajar menjadi dua sesi. Pertama siswa belajar mulai jam
07.00 sampai jam 09.00 dan sesi Kedua siswa belajar mulai jam 10.00 sampai dengan jam 12.00,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan Dody pula bahwa semua ini tidak terlepas dari koordinasi pihak sekolah dengan pemerintah daerah dalam hal ini Plt Walikota
Cimahi Ngatiyana

“Beliau sudah mengultimatum bahwa sekolah harus benar benar dapat menerapkan prokes covid 19 jangan sampai terjadi korban didunia Pendidikan dan Kesehatan kita
khususnya bagi anak didik penerus-penerasi bangsa,” cetusnya.

Menurut Doddy kembali, bagi siswa yang sudah mengikuti PTM mulai hari ini senin 6 September 2021, adalah
mereka yang sudah diizinkan oleh orang tuanya melalui pengisian angket formulir yang dikembalikan
ke sekolah sebanyak 1022 orang dan 93.9 % menyatakan bersedia dibuka proses belajar tatap
muka.

“Sedangkan 6.1 % tidak menyetujui atau belum mau dibuka proses belajar tatap muka,” imbuhnya.

Sehingga Doddy sebagai tanggung jawab kepala sekolah pun tidak akan memaksakan siswa
sampai sekolah kembali belajar secara normal.

“Perlu diingat bahwa kami juga sudah koordinasi
dengan satgas covid 19 kota Cimahi termasuk unsur Kelurahan Kecamatan dan Puskesmas,” terang
Doddy.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah sekaligus
juga sekretaris SATGAS COVID 19 kota Cimahi Asep Baktiar M.Si bahwa tiap sekolah sekolah harus
menerapkan prokes mulai dari jaga jarak pengaturan tempat duduk siswa dan tetap memakai masker.

Yang lebih penting menurut Asep Baktiar Dalam program uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi sekolah yang ada di wilayah
kota Cimahi mulai dari TKK SD SMP hingga SMA SMK perlu mematuhi hal teknis protokol kesehatan
covid 19.

“Setiap siswa wajib hukumnya untuk divaksin dan
sekarang ini sedang kita galakan vaksin bagi anak anak remaja usia 12 tahun hingga 18 tahun
bekerja sama dengan dinas kesehatan. Pelaksanaan vaksin di sekolah sudah mulai minggu ini di
SMAN 6 kota Cimahi dan SMAN 5 silahkan dihubungi tim covid 19 kota Cimahi atau melalui Dinas
Kesehatan,” ucap Asep.

Selain pelayanan vaksin melalui sekolah.

“Kami juga melayani vaksin bagi anak anak bekerja
sama dengan pihak rumah sakit dan puskesmas termasuk pelayanan umum vaksin dirumah sakit TNI
AD Dustira dan juga dengan pihak Kepolisian yang secara rutin dibuka di gedung TECNOPARK
kecamatan Cimahi Selatan sesuai dengan jam kerja. Disisi lain orang tua murid SMAN 2 kota Cimahi,” cetusnya.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu orang tua siswa Yuliana mengakui bahwa dirinya sudah tidak keberatan memberikan izin anaknya untuk belajar tatap
muka, apalagi pemerintah sudah menyiapkan vaksin bagi anak anak sekolah.

(Sinta/Bagdja)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *