Yogyakarta, media3.id Pemerintah menyalurkan bantuan tunai 1,2 Triliun kepada pelaku usaha mikro khususnya PKL diluar BPUM yang terdampak covid 19 yang penyalurannya pelaksanakan oleh TNI-POLRI. Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan sasaran 500 ribu orang di 141 kabupaten/kota.
Kabid Humas Polda D.I.Yogyakarta
Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc kepada pewarta menyampaikan bahwa guna melaksanakan tugas tersebut Polda DIY membentuk satgas BTPKLW, adapun yang bertindak selaku Ketua Satgas adalah Waka Polda DIY Brigjen Pol. R. Slamet Santoso, SH., S. IK.
Polda DIY menargetkan menyalurkan bantuan tunai sebanyak 18.500 yang pelaksanaannya dilakukan di tingkat polres dengan melibatkan Bhabinkamtibkas utk penyampaian undangan dan pengecekan identitas dan NIK-nya.
Yuliyanto menerangkan bahwa bantuan tunai sebesar 1,2 juta perorang ini diberikan kepada pelaku usaha mikro/super mikro yang bersifat informal yaitu PKL dan warung. Adapun penyaluran bantuan ini dilaksanakan selama 2 bulan dengan jumlah target yang telah ditentukan. Sampai saat ini Polda DIY sudah menyalurkan sekitar 2211 bantuan tunai kepada PKL dan warung.
Data PKL dan warung tersebut diperoleh dengan bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi dan kabupaten/kota.
Guna mengatisipasi duplikasi maka penyaluran bantuan tunai ini melalui beberapa tahapan yang harus dilalui dan pencocokan data baik aplikasi maupun manual.
Yuliyanto menambahkan bahwa guna menghindari kerumunan maka penyaluran dilaksanakan sesuai undangan yg disampaikan, yg rata2 setiap hari polres menyalurkan sekitar 50-100 sasaran. Jadi penyaluran bantuan tunai saat ini masih berjalan dan kedepan akan terus disalurkan kepada PKL dan warung yang terdampak covid 19. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa mengurangi beban masyarakat.”pungkasnya
(Suharso)






