KARAWANG, Media3.id –Sungguh kasihan nasib nelayan di Desa Sungai Buntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Dampak Tercemarnya perairan laut Karawang berdampak hasil tangkapan nelayan menurun drastis, Selasa (27/04/21).
Dampak dari hasil tangkapan yang terus berkurang membuat ia beralih pekerjaan, yang tadinya menangkap ikan menggunakan jaring namun kini mereka memilih mengambil ceceran minyak mentah berwarna hitam yang mencemari perairan laut karawang.
Dari keterangan kepala desa Sungai Buntu, Asep, menjelaskan, lebih kurang 800 nelayan mengambil minyak mentah dilautan. Minyak mentah tersebut dibeli dengan harga Rp 20.000 (dua puluh ribu) per enam kilonya oleh PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).
“per enam kilonya dibeli Rp 20.000” Kata Asep saat dihubungi via Handpond, Minggu (25/04/2021).
Salah satu nelayan mengaku bahwa dirinya dilibatkan oleh Pertamina untuk mengambil minyak mentah di perairan laut Karawang untuk mengambil limbah yang terbawa arus ombak. Karena saat ini hasil tangkapan ikan berkurang akibat tercemar minyak mentah. Adapun barga yang ia beli Rp 15.000 per enam kilonya dan ada juga dibeli dengan harga Rp 16.000.
“ini dijual dan ditimbang lagi. ini saya disuruh Pertamina, disuruh ngambilin di tengah, ikan-ikan ga pernah ada gara-gara ini. sekantongnya Rp 15.000 dan ada juga yang Rp 16.000 per enam kilonya” kata Baron, Minggu (25/04/21) saat ia sedang memasukan minyak mentah kedalam plastik hitam bersama rekan nelayannya.
Iapun mengaku pada saat itu, belum dikasih baju Alat Pelindung Diri (APD) dari pihak Pertamina, sebingga dampak tidak menggunakan APD, Baron mengaku telapak tangannya panas dan mencium udara yang bau menyengat.
“Enggak dikasih banju, kalau dulumah ia dikasih baju tapi sekarangmah engga. ini pada panas dan bau menyengat” ucapnya.
Dampak dari pencemaran minyak mentah, Baron beralih pekerjaan yang tadinya sebagai nelayan menangkap ikan menggunakan jaring namun kini bekerja sebagai pengambil minyak mentah yang terapung di lautan “ikannya enggak ada, sekarang ngambil ini” pungkasnya.
Dmn Hr






