Nelayan tanpa menggunakan alat pelindung diri ((APD) sedang memasukan minyak mentah ke dalam plastik
KARAWANG, Media3.id- Hingga saat ini PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE-ONWJ) masih menghitung berapa barel minyak mentah yang mencemari perairan akibat kebocoran pipa di Blok BBZA, 15 Mil dari Bibir Pantai Karawang. Minggu (25/04/21)
Disampaikan Wisnu Agus Nugroho Sekertaris Corporate PHE ONWJ, Hingga saat ini ia belum tahu berapa barel minyak mentah yang mencemari perairan, namun kalau secara keseluruhan kata dia, PT PHE ONWJ menghasilkan minyak mentah sebanyak lebih kurang 28.000 (dua puluh delapan ribu) sampai 29.000 (dua puluh sembilan ribu) barel per hari.
“kalau yang ini, yang bocor ini, kami tidak tahu tetapi kalau seluruh Blok ONWJ produk hariannya kurang lebih 28.000 sampai 29.000 barel per hari. Itu adalah seluruh produksi minyak wilayah ONWJ” kata Wisnu, Sabtu 24/04/21)

Iapun mengatakan, untuk penghasilan minyak mentah di Blok BBZA yang lokasinya 15 Mil dari daratan yang mengalami kebocoran pipa dan telah terasi, ia tidak tahu berapa barel perharinya, namun sampai saat ini masih dalam penghitungan berapa barel minyak mentah yang mencemari perairan yang bermuara di pesisir pantai.
“tapi kalau misalkan itu satu, saya enggak tahu. Dan kalau misalnya berapa bocornya itu masih di hitung” ungkapnya.
Laporan: Dmn Hr






