Jalan Rusak Berat Akibat Abrasi, Bantuanpun Tak Kunjung Datang

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id- Abrasi yang menerjang pesisir pantai Karawang beberapa hari ini membuat inprastruktur jalan menuju Pantai Pisangan, Desa Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya, mengalami rusak berat sehingga warga sekitar terus berupaya menimbun jalan yang longsor menggunakan karung yang diisi pasir.

Untuk mengurangi kerusakan jalan, sejumlah warga terus berupaya mengarungi pasir laut untuk menutupi bahu jalan yang diterjang gelombang ombak yang menyapu badan jalan. karena bagian bawah dari jalan tersebut tersapu ombak.

Dari keterangan warga jalan yang merupakan akses utama rusak berat akibat tidak ada penahan gelombang sehingga gelombang air laut langsung menyapu badan jalan dan pondasi yang kini terlihat menganga.

“badan jalan umum mulai pada abis dan retak-retak dikarenakan tidak ada penahan gelombang di depannya, jadi otomatis gelombang itu sampai ke jalan cor dan terkikis bawahanya sehingga retak dan amblas sehingga habis terkikis” kata Yangli yang bisa disapa Yayan, Minggu (31/01/2021).

Wargapun berharap kepada Pemerintah untuk memperhatikan masyarakat yang terkena bencana abrasi karena dampak abrasi membuat warga berdampak pada perekonomian yang terus menurun.

“saya berharap kepada pemerintah kalau bisa tolonglah masyarakat kecil ini tolong diperhatikan semuanya buat masyarakat cemara jaya dikarenakan kena abrasi, gelombang besar” jelasnya.

Hingga kini, warga yang terkena abrasi belum mendapatkan bantuan berupa sembako walaupun musibah abrasi sudah berlangsung lebih dari empat hari.

“untuk bantuan dilokasi ini belum ada bantuan untuk Cemara 1 Selatan ini belum ada bantuan” jelasnya.

Diperkirakan kata Yayan, warga yang kini terkena dampak abrasi langsung di wilayahnya lebih kurang 40 kepala keluarga yang masih bertahan dan belum mengungsi.

“adapun jumlah warga lebih kurang 40 kepala keluarga” pungkasnya.

Dari pantauan media, belum ada petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang yang memantau langsung di lokasi yang saat ini warga terus berupaya bekerja mengarungi pasir untuk menutupi sapuan ombak.

(Daman Huri)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *