Unsur Muspika, Polsek dan Dansektor 22, lakukan Kegiatan “Bebersih”

  • Whatsapp

Bandung, media3.id – Dalam Rangka mendukung Program Citarum Harum dan Kang Pisman, Kecamatan Coblong melaksanakan Kegiatan Bebersih lanjutan median Jalan sepanjang jalan Protokol Dago, Cihampelas dan Cipaganti.

Adapun kegiatan tersebut, diawali dengan Apel bersama yang dipimpin langsung Camat Coblong, Krinda Hamidipradja yang didampingi Dansektor 22 Satgas Citarum Harum Kol. Inf. Asep Rahman Taupik, Kapolsek Coblong, Kompol Novi Edyanto S.I.K, M.I.K yang diikuti Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Para Lurah, ASN, Baraya Sektor 22, Gober Se -Kecamatan Coblong dan Linmas.

Camat Coblong Krinda Hamidipraja mengatakan, “kegiatan hari ini keluarga besar Kecamatan Coblong mengadakan Bebersih lanjutan. Salah satu sasaran kegiatan bebersih ini disepanjang jalan protokol baik di jalan Dago, Cihampelas dan Cipaganti maupun di jalan Suci”. Katanya.

” Bebersih lanjutan ini, dilakukan sepanjang median jalan. Dimana lokasi tersebut banyak rumput – rumput kecil. Kemudian, disekitar trotoar banyak solokan kecil yang mampet akibat sendatan sampah”. Kata Camat Coblong Krinda Hamidipraja Seusai melaksanakan Apel gabungan di Jalan Ir. H.Juanda. Jum’at (14/2/2020).

Kegiatan 3 Pilar dan di bantu Sektor 22 Citarum Harum, Krinda berharap, mudah – mudahan kegiatan ini awal ditahun 2020 dan bisa berlanjut secara rutin dan berturut – turut.

Krinda Hamidipraja mengungkapkan, bahwa empat persoalan utama yang kini dihadapi di wilayahnya. Yakni keberadaan sejumlah titik kawasan yang kumuh, kemudian angka Open Defecation Free (ODF) , HIV AIDS dan stuntingnya tinggi.

“Mudah – mudahan dengan kegiagan beberesih ini semua lebel Kecamatan Coblong Yang kurang baik ini bisa diatasi bersama – sama”. Tuturnya.

Sementara itu, Dansektor 22 Kol. Inf. Asep Rahman Taupik menyampaikan Apresiasinya kepada seluruh Jajaran Kecamatan Coblong yang telah mau peduli terhadap lingkungannya. Karena kegiatan hari ini berkaitan dengan Peristiwa 15 tahun yang lalu tepatnya 21 Februari 2005 longsornya TPA Lagadar leuwi gajah yang mengakibatkan Ratusan Jiwa melayang.

Oleh karena itu, melihat peristiwa tersebut, Dansektor 22 berharap menjadikan motivasi untuk melakukan bersih – bersih mulai dari perorangan, sampai ke instansi yang lebih besa bagaimana cara mengolah sampah dengan baik.

“Metoda – metoda pengolahan sampah saat ini banyak, hanya yang perlu di dorong dan selalu diingatkan saat ini, bagaimana cara merubah mindsite masyarakat untuk membiasakan hidup bersih dan cara mengolah sampah. Berbagai macam metoda sudah dilakukan tinggal kemauan memerangi rasa malas”. Katanya.

“Kegiatan hari ini berkaitan dengan peristiwa 15 tahun kebelakang, dengan munculnya gotong royong yang terus di gelorakan kita mewujudkan wilayah yang bersih. Mudah – mudahan Kecamatan Coblong kedepan menjadikanan wikayah Kawasan yang bebas sampah”. Ucap Dansektor 22 Kol. Inf Asep Rahman Taupik.

Lanjutnya, lakukan pengelolaan sampah mulai dari sumbernya dengan cara mengedukasi kerumah – rumah, karena sudah saatnya kita melakukannya. Mengingat sarimukti sudah overload Jangan sampai kejadian 15 tahun yang lalu kembali terulang akibat ulah manusia yang tidak bisa mengelola sampahnya dengan baik.

” Maka kelolalah sampah dengan cara metode – metode yang telah disosialisasikan pemerintah. Sampah akan selesai dari sumbernya terutama yang berkaitan dengan Organik. Sementara yang Anorganik bisa di olah menjadi barang – barang yang bermanfaat bagi kehidupan kita, sehingga bisa menambah ekonomi masyarakat”. Katanya.

Selanjutnya, Kapolsek Coblong, Kompol Novi Edyanto S.I.K, M.I.K menyampaikan, “bahwa hari ini kita bekerja bersama – sama dan bersama – sama bekerja, apa yang kita lakukan hari ini menjadi pemicu bagi masyarakat juga, bukan hanya aparat negara saja yang melakukan tapi kita semua harus melakukannya”. Pungkasnya.(Acep)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *