Diduga Gara-gara Ulah Kades Kuta Ampel, ATR/BPN Karawang Kena Getahnya

  • Whatsapp

KARAWANG,Jawa Barat, media3.id- Berawal dari dugaan tanah wakaf memiliki sertifikat ganda di Desa Kuta Ampel, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang membuat Ormas Gibas Cinta Damai Resort Karawang melakukan audiensi ke Kantor ATR/ BPN Karawang.

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Samsudin KMD yang menjabat sekjen ormas Gibas Cinta Damai Resort Karawang.

Read More

Adapun tujuan audiensi tersebut mempertanyakan adanya dugaan serifikat tanah ganda di tanah wakaf yang sudah lama bersertifikat Namaun di saat program PTSL muncul kembali atas nama yang berbeda.

Selain itu, Samsudin KMD Meminta kepada ATR/BPN Karawang agar dapat meluruskan pernyataan Rosadi kepala desa Kuta Ampel, Kecamatan Batujaya yang menyebut bahwa pengajuan program PTSL yang dasarnya cukup fotocopy AJB dan surat keterangan kehilangan dari kepolisian. Padahal tanah wakaf tersebut sudah bersertifikat.

“Saya berharap BPN Karawang klarifikasi dan meluruskan peryataan Rosadi kades Kuta Ampel Kecamatan Batujaya soal pengajuan program PTSL yang dasarnya dari Poto Copy AJB dan surat kehilangan dari kepolisian Perihal tanah wakaf,” kata Samsudin kepada wartawan media3.id, Rabu (20/03/24).

Samsudin berharap apa bila terjadi dobel sertifikat di tanah wakaf, pihak BPN Karawang agar dapat membatalkan atau mencabut sertifikat hasil dari program PTSL, karena tanah tersebut bukan milik perorangan namun sudah diwakafkan.

.Saya berharap BPN Karawang membatalkan sertifikat program PTSL kalau emang berada di lokasi yang sama,” ungkapnya.

Adapun hasil dari audiensi, ATR/BPN Karawang akan melakukan pengukuran ulang di tanah yang telah diwakafkan, apakah terjadi tumpang tindih sertifikat atau sebaliknya. Rencananya ATR/BPN Karawang akan melakukan pengukuran lahan pada hari Selasa tanggal 26 Maret 2024.

Reporter: Daman Huri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *