Bank Jabar Banten Cabang Kota Banjar Permudah Pinjaman Bermodalan Bagi UMKM di Kota Banjar

  • Whatsapp

 

Banjar, media3.id – Upaya Bank BJB tersebut untuk memotivasi kembali UMKM yang sudah berjalan dan maju bisa lebih meningkat lagi. Untuk hal tersebut, para pelaku UMKM yang merupakan binaan Bank BJB mengikuti Sosialisasi Layanan Akses Permodalan dan Pemberdayaan UMKM Juara Berbasis Digital, yang dilaksanakan di Aula Somahna Bagja Dibuana Kantor Sekretariat Daerah Kota Banjar, Rabu (14/06/2023).

Read More

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Banjar H.Nana Suryana, di mana dengan kegiatan ini UMKM Juara yang merupakan binaan dari Bank BJB bisa lebih meningkat lagi atau meningkat gradenya.
Untuk jumlah pelaku UMKM di Kota Banjar dari tahun ke tahun terus meningkat, dan diperkirakan saat ada hampir 38 ribu pelaku UMKM di Kota Banjar.

” Banyak hal yang dilakukan dalam kegiatan sosialisasi ini, lebih-lebih ke perbankan yang terus mensuport bagaimana permodalan aksesnya dipermudah, dan dibantu juga marketingnya. Sehingga pemasaran bukan lagi tingkat lokal namun ke tingkat ekspor, ” ucapnya.

Disinggung mengenai suku bunga bagi pelaku UMKM yang mendapat bantuan modal dari Bank BJB, dimana suku bunga 6 persen nantinya akan dibantu pembayarannya oleh Pemerintah Kota, Wakil Wali Kota mengatakan hal tersebut perlu dirumuskan terlebih dahulu.

” Perlu perhitungan yang matang, dan perlu dipertimbangkan. Kuat tidak APBD nya, jangan sampai ketika peminjam membludak ternyata suku bunga tidak terbayar, dan itu juga jadi masalah. Kalau bisa dilakukan, clear dilakukan. Dan kalau tidak bisa dilakukan nanti ada pembicaraan ulang, ” tegasnya.

Di kesempatan yang sama Pemimpin Divisi Kredit UMKM Bank BJB Cabang Kota Banjar Denny Mulyadi menyampaikan, untuk quota KUR tahun ini mengalami peningkatan yaitu 3 trilyun, dan ini merupakan suatu kepercayaan dari Kementerian Keuangan bagi Bank BJB, dan respon positif bagaimana akses permodalan dan serapan permodalan di Jawa Barat sangat baik.

” Di Banjar sendiri untuk hari ini tercatat kurang lebih Rp.20 Milyar penyaluran permodalan untuk UMKM. Dan kami mempunyai target harus naik 30 persen dibanding tahun lalu, ” ucapnya.

Untuk persyaratan mendapatkan permodalan bagi UMKM saat ini lebih dipermudah. Yang biasanya kriteria pengalaman usaha 1 tahun, namun untuk KUR ini minimal bisa 6 bulan.
Dari segi perijinan juga lebih dipermudah.

” Tentunya kami berharap UMKM di Kota Banjar semakin berkembang dan meningkatkan kelas sehingga bisa lebih besar lagi dan mendorong ke skala ekspor.
Selain itu pemahaman tentang perbankan harus diketahui oleh seluruh pengusaha di Kota Banjar, jangan sampai terjerat oleh pinjaman-pinjaman yang beresiko sehingga kemajuan UMKM akan terhenti apabila dikategorikan macet, “harapnya.

(Tema)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *