Wakil Gubernur Jabar Tak digubris, Penahanan Ijazah Masih Terjadi di Karawang

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id- Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum melarang sekolah SMK/SMA negeri maupun ijazah menahan ijasah milik siswa, kalaupun ada sekolah yang menahan ijazah laporkan padanya nanti akan ditindak tegas.

 

Read More

Saat diwawancara wakil gubernur Jawa Barat oleh wartawan soal adanya sekolah yang menahan ijasah milik siswa, ia langsung menanggapi dengan serius

 

“Sekolah mana tingkat SLTA yang masih menahan ijazah baik itu swasta maupun negeri laporkan kepada saya. Kalau SMP, SD nanti saya akan berkoordinasi dengan bupati dan walikota. Oleh karena itu saya tekankan jangan sekali-kali para kepala sekolah SLTA swasta maupun negeri menahan ijazah karena alasan yang tidak patut dipertanggungjawabkan,” kata wakil gubernur kepada wartawan.

 

Sementara di tempat yang berbeda salah satu Siswa SMK Lentera Bangsa di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang menjelaskan siswa yang masih punya sangkutan biaya pendidikan semasa sekolah, ijazahnya tidak akan diberikan oleh sekolah.

 

“Ijazah ditahan dulu sampai lunas, kalau sudah lunas baru dikasih ijazah,” kata inisial AF salah satu siswa kelas XII yang tahun ini lulus.

 

Bahkan kata dia Kejadian penahan ijazah milik siswa bukan pertamakali ini saja hal itu terlihat dari rekan bermainnya yang lulus dari tahun 2020 sampai saat ini belum diberikan dikarenakan belum melunasi biaya pendidikan semasa sekolah.

 

“Ia dari dulu. Teman sayapun angkatan tahun 2020 belum diambil ijazahnya karena karena belum lunas tunggakannya,” tuturnya

 

Dan penahan ijazah pun berlaku untuk lulusan tahun ini. Siswa yang belum melunasi biaya pendidikan,ijazahnya akan ditahan oleh pihak sekolah SMK Lentera Bangsa “Ditahan saja, nanti kalau sudah lunas dikasihkan. Sekarang juga sama,” pungkasnya.

 

DH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *