Setiap Tahun Sampah di Irigasi Pakisjaya Selalu Mejadi Pembahasan Musrenbang Tapi Nyatanya Belum Ada Solusi

  • Whatsapp

 

KARAWANG, Media3.id – Permasalahan samapah di sepanjang irigasi di kecamatan batujaya sampai wilayah kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menjadi permasalahan dan selalu dibahas setiap tahunnya. Namun faktanya sampai saat ini sampah tersebut terlihat menumpuk.

Read More

Dampak dari sampah yang mengapung di irigasi wilayah Kecamatan Rengasdengklok, Batujaya, dan menumpuk di wilayah irigasi kecamatan Pakisjaya tentunya harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah kabupaten Karawang

Bahkan sampah yang mengapung di irigasi kerap menumpuk dan menyumbat di jembatan, namun yang anehnya, bukannya dibersihkan dan diangkat ke darat oleh oknum petugas pengairan tetapi sampah tersebut malah dihanyutkan kembali seakan akan tidak akan terjadi permasalahan baru.

Dampak dari sampah yang dihayutkan tersebut kata kepala desa Selokan, Kecamatan pakis, berdampak pada area pertanian karena sampah-sampah tersebut membuat irigasi dangkal bila mengendap, sedangkan sampah yang mengapung membuat saluaran air menjadi terhambat disaat dialiarkan ke sawah

”Kalau sampahnya mengendap jadi dangkal dan yang mengapun menghambat air yang akan masuk ke area pesawahan” kata Hasan Saaepudin kepala desa Selokan, Senin (26/09/22) di kanto desa Selokan.

Bahkan kata ia, hamper setiap minggu ia bersama masyarakat bergotong-royong mengangkat sampah yang ada di irigasi, namun lagi-lagi selalu ada sampah kiriman dari hulu irigasi baik berupa sampah rumah tangga hingga sampah eceng gondok karena oknum petugas waker hanya mempersihkan rumput lalu dihanyutkan.

“Hampir setiap minggu dan menjadi rutinitas bersama masyarakat membersihkan smpah di irigasi karena sampah tersebut sangat mengganggu dan menghambat pertanian terutama disaat sawah membutuhkan air” jelasnya.

Asan pun terasa heran karena hambir setiap bulan di rapat minggon Kecamatan, Musrenbang kecamatan dan musrenbang daerah pemilihan (Dapil) 3 kerap dibahas namun sampai saat ini seperti belum ada perubahan “Padahal sering di bahas namun nyatanya sampai saat ini seperti ini” pungkasnya.

(DH)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.