Gus Samsudin Laporkan Pesulap Merah Ke Polda Jatim

  • Whatsapp

BLITAR (Jawa Timur), media3.id
Gus Samsudin melaporkan Marcel Radhival atau Pesulap Merah atas tindak pidana pencemaran nama baik dan juga ujaran kebencian. Samsudin didampingi pengacaranya, Teguh Puji Wahono membuat laporan terhadap Pesulap Merah ke Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Read More

Pesulap Merah dilaporkan karena menyebut pengobatan yang dilakukan Samsudin sebagai penipuan. Teguh mengatakan Pesulap Merah dinilai membuat opini masyarakat terkait pengobatan Gus Samsudin yang dianggap menipu.

“Membuat opini masyarakat bahwa apa yang dilakukan oleh Gus Samsudin, pengobatannya itu, dianggap nipu atau sebuah trik,” kata Teguh, Kamis (4/8/2022).

Teguh mengaku pihaknya juga menyertakan bukti ke kepolisian terkait perbuatan pidana yang dituduhkan ke Pesulap Merah yakni berupa postingan komentar di YouTube.

Menurut Pesulap Merah, perseteruannya dengan Gus Samsudin berawal dari konten-konten dirinya yang membongkar trik-trik dukun. Dikatakan Marcel, ia saat itu membongkar trik membakar tisu Gus Samsudin.

“Awalnya konten-konten trik rahasia dukun, salah satu yang saya bongkar trik Mas Udin bakar tisu tanpa api,” ujar Pesulap Merah, Sabtu (30/7/ 2022) silam.

Lebih lanjut Marcel mengatakan kalau hal itu pesulap yang lakukan maka akan disebut bohongan, namun jika dilakukan oleh orang yang berkedok agama maka akan dipercaya oleh masyarakat, dan akan dikatakan itu ilmu kulhu geni.

“Itu saya bongkar, kalau itu hanya sebuak trik, awalnya aman-aman saja,’ ucapnya.

Mungkin ada netizen yang lapor pesulap memara membongkar trik ke Gus Samsudin, lalu ada video yang menuturkan ia diundang terbuka untuk datang ke padepokan Nur Dzat Sejati, di Desa Rejowinangun Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar Jawa Timur, yang kini sudah ditutup.

Sementara itu selanjutnya polisi masih mempelajari laporan Gus Samsudin tersebut.
“Iya sebatas laporan. Masih dipelajari oleh penyidik,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, Kamis (4/8/2022).

Dia menjelaskan kasus laporan tersebut kini ditangani Ditreskrimsus Polda Jatim. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut soal laporan itu.
“Masih lidik (penyelidikan), masih dipelajari,” ungkap Dirmanto.

• (Shaleh Rudianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *