UPTD SDA Wilayah 6 Laksanakan Normalisasi ditiga Lokasi Berbeda

  • Whatsapp

Kepala desa kebon cau Ahmad Nur SH. Bersama kepala UPTD wilayah 6 Suhanda SH., MSi.

Kabupaten Tangerang (Banten), Media3.id
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang dibawah Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Sumber Daya Air (SDA) wilayah enam laksanakan normalisasi lanjutan ditiga titik lokasi berbeda.

Bacaan Lainnya

Kepala UPTD SDA Wilayah enam Suhanda, SH.,MSi ditemui dilokasi kegiatan, mengutarakan, tujuan dari normalisasi ini merupakan salah satu upaya dalam mengembalikan fungsi saluran air agar menjadi lebih optimal dari penyempitan, pendangkalan karena sedimentasi lumpur serta sampah yang menumpuk dibadan sungai, “jelas suhanda kepada awak media senin (13/06/2022) lalu.

Lanjutnya dibulan juni ini SDA Wilayah enam menargetkan kegiatan normalisasi saluran air ditiga titik lokasi yang berbeda. Diantaranya saluran Gelam Desa Kebon Cau, saluran Empang Desa Pangkalan dan Tanjung Pasir serta, saluran Kramat Desa kramat kecamatan Pakuhaji” ungkapnya.

” Normalisasi saluran Gelam, Desa Kebon Cau kecamatan Teluknaga rencana awal akan dikerjakan sepanjang 800 meter dengan target volume disposal 3000 m³ yang saat ini sedang dilakukan pekerjaannya. Dengan 4 orang personil, diantaranya 1 koordinator, 1 mantri pengairan serta 2 pengawas lapangan. Harapan kami Insyaallah dalam 10 hari kedepan pekerjaan normalisasi saluran air Gelam bisa tercapai sesuai yang djtargetkan”tegasnya.

Sementara kepala Desa Kebon Cau Ahmad Nur SH., mengatakan camat Teluknaga bersama pemdes Kebon Cau sangat mensuport dan mengapresiasi serta mengucap terima kasih kepada DBMSDA Kabupaten Tangerang khususnya UPTD wilayah 6 yang telah melaksanakan normalisasi kali Apuran, Gelam, Alang Desa Kebon Cau.

Lanjutnya Ahmad Nur kondisi kali Apuran Gelam saat ini sudah cukup memprihatinkan karena pendangkalan lumpur dan sampah rumah tangga yang menumpuk dibadan sungai maka ketika hujan turun dengan intensitas tinggi maka air meluap karena kali tidak bisa menampung debit air hujan sehingga menggenangi pemukiman warga sekitar”,ungkap Kades.

Kepala Desa berharap “mudah- mudahan dengan adanya normalisasi kali Apuran Gelam ini, air tidak lagi meluap menggenangi pemukiman warga” harapnya.

(din/v)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.