Diterpa Isu, PT MONOKEM SURYA Langsung Jumpa Pers, Tidak Menutup Kemungkinan Akan Ambil Langkah Hukum

  • Whatsapp

PT Monokem Surya diterpa kabar miring yang beredar, perihal adanya dugaan menyalahi aturan produksi dan pengelolaan limbah produksi sampai ketidaksesuaian klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI)

KARAWANG, Media3.id – Merasa terusik dengan Pemberitaan, PT Monokem Surya di Desa Amansari, Kecamatan Rengaadengklok, Kabupaten Karawang sepertinya tidak diam. Langkah pertama Perusahaan tersebut telah melakukan jumpa pers dengan sejumlah media, namun tidak menutup Kemungkinan akan mengambil langkah hukum supaya ada efek jera.

Sebelumnya, PT Monokem Surya diterpa kabar miring yang beredar, perihal adanya dugaan menyalahi aturan produksi dan pengelolaan limbah produksi sampai ketidaksesuaian klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI), Humas PT. Monokem Surya, H. Tengku Kaharuddin angkat bicara dan menyatakan PT. Monokem Surya patuh dengan peraturan yang ada, Jumat (12/03/21) pagi.

Dalam jumpa pers yang digelar di ruang meeting PT. Monokem Surya bersama para awak media, Humas PT. Monokem Surya yang didampingi Kepala HRD dan stafnya menyampaikan bahwa adanya isu yang beredar itu, tidak benar. Pasalnya, semua izin sudah ada.

“PT. Monokem Surya menegaskan bahwa pasir sisa produksi perusahaan itu tidak mengandung bahan, beracun, dan berbahaya (B3),” ucap Tengku, pada awak media, Jumat (12/3).

Menurutnya, diperkuat dengan bukti dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan nomor surat S.961/VPLB3/PNLB3/PLB3/12/2020 terkait pasir sisa produksi yang dihasilkan itu tidak tercantum dalam daftar B3 “Memang (pasir sisa produksi) kita enggak ada B3” tegasnya.

Sementara, Bagian Perizinan PT Monokem Surya, Nanik Setiawati menjabarkan soal saluran drainase atau pembuangan air sisa produksi pihaknya sudah memiliki izin nomor 503/4933/IPAL/XII/DPMPTSP/2020 sesuai rekomendasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang.

“Jadi kita sudah ada izinnya, baku mutunya yang dibuat tidak melampaui baku mutu yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku” ujar Nanik.

PT Monokem Surya juga mengalokasikan corporate social responsibility (CSR) bagi lima dusun yang ada di Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang.

“Terbaru, beberapa proposal pengajuan seperti pembangunan dan kebutuhan fasilitas sosial juga sedang diproses oleh PT Monokem Surya” tuturnya.

Namun saat ditanya apakah akan mengambil langkah hukum terkait isu yang merugikan PT Monokem Surya, Tengku hanya menjawab dengan sungkat dan candaan.

“kita dirugikan nama baik emang ia. Nanti langkah-langkah selanjutnya dengan kejadian ini kita lihat saja. untuk soal itu (langkah hukum) saya akan bicara dengan managemen” pungkasnya.

(Dmn Hr)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *