Balai Karantina Pertanian Cilegon kelas2 Laksanakan Berita Acara Serah Terima Bibit Talas Beneng hasil sitaan

  • Whatsapp



PANDEGLANG, Media3.id – Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon berkunjung ke Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, dalam rangka melaksanakan berita acara serah terima Bibit Talas Beneng Hasil Sitaan yang dititipkan di Gudang Workshop di Kampung Tajur, Desa Palurahan, Kecamatan Kadu hejo, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Berita acara serah terima Bibit Talas Beneng ini dibacakan langsung oleh Ketua Umum DPP Perkumpulan Petani Talas Beneng Indonesia (Pertabenindo), Tb. Dedi Muhadi yang didampingi Sekjen DPP Pertabenindo, Tb. Eka Samsi, Sidi Jauhar serta Tb. Mansur yang akrab disapa Ki Demang, Selasa, 26 Januari 2020.

Isi berita acara serah terima menyebutkan bahwa Balai Karantina Pertanian Cilegon selanjutnya sebagai pihak ke 1 dan DPP Pertabenindo selanjutnya sebagai pihak ke 2.

Pihak Pertama menerima titipan barang berupa Bibit Talas Beneng sebanyak 20 ribu dari Pihak Kedua. Dan pihak Kedua menyatakan telah menyerahkan barang kepada pihak Pertama. Bahwa dengan diterimanya titip barang oleh pihak Pertama, maka barang dalam keadaan sempurna seperti saat diterima dan oleh keterangannya membebaskan pihak Kedua dari segala tuntutan hukum atas dasar penitipan barang tersebut.

Demikian berita acara serah terima penitipan barang ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa ada unsur tekanan dari pihak manapun.

Yang menerima pihak Pertama Kepala Balai Karantina Pertanian Cilegon, Dra. Arum Kusnila Dewi dan yang menyerahkan pihak Kedua, Ketua Umum Pertabenindo, Tb. Dedi Muhadi dan sebagai saksi adalah Kepala Bidang Kepatuhan Perkarantinaan Kementan RI, Karsad, S, TP, MP.

Dalam keterangan pers, Koordinator Badan Kepatuhan Perkarantinaan pada Kementan RI, Karsad, S.TP, MP, menyatakan bahwa baru hari ini dibuatkan berita acara serah-terima Bibit Talas Beneng yang diserahkan oleh pihak Pertabenindo kepada Balai Karantina Pertanian Cilegon agar diproses lebih lanjut.

“Ya hari ini kita diberi kesempatan untuk menyaksikan berita acara penyerahan Bibit Talas Beneng yang dititipkan di gudang Workshop Pertabenindo,” ucap Karsad.

Ia menegaskan kebijakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang fokus meningkatkan produksi dan sekaligus ekspor.

“Kementan berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dan petani yang menyukseskan program strategis Kementan, yaitu program Propaktani (Program Pengembangan Korporasi Tanaman Pangan), dukungan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR), bantuan benih unggul, alat mesin pertanian modern, dan jaminan pasar dengan menyediakan off taker,” tandas Karsad.

Menurut Ketua Umum Pertabenindo, Dedi Muhadi ada 14 negara yang menjadi potensi ekspor Talas Beneng. Diantaranya permintaan ekspor daun kering Talas Beneng.

“Tidak hanya daun keringnya yang banyak diminati sebagai pengganti tembakau tanpa nikotin. Bagian umbinya pun banyak diminati negara lain. Umbi basah dan umbi kering Talas Beneng menjadi permintaan ekspor negara lainnya,” tandas Dedi Muhadi.

Kepala balai Karantina Pertanian Cilegon menerangkan potensi ekspor Talas Beneng sangat menjanjikan untuk segera direalisasikan.

Oleh karena itu Karantina Pertanian Cilegon mengajak Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang untuk membantu meningkatkan produktifitas Talas Beneng asal Pandeglang agar dapat memenuhi syarat kuota ekspor langsung dari Banten.

“Syarat ekspor dari Banten minimal ada lima kontainer per bulannya dengan volume 8 ton per kontainer, artinya harus tersedia 40 ton per bulannya. Tentu hal ini bukanlah perkara sulit jika pemangku kebijakan dapat bersinergi bersama para petani untuk mewujudkannya,” ujar Kepala Balai Karantina Pertanian Cilegon, Arum Kusnila Dewi.

Di kesempatan yang sama, Sekjen DPP Pertabenindo Tb Eka Samsi, meminta pihak Kementerian Pertanian RI agar varietas Tumbuhan Talas Beneng segera didaftarkan ke UNESCO. “kami hawatir kalau tidak segera didaftarkan ke UNESCO, ada pihak negara lain yang mengklaimnya,” tandas Sekjen.

(Anan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.