KPK Periksa Pula Saksi-saksi Terkait Dugaan Adanya Pembelian Asset Tanah Oleh Ajay

  • Whatsapp

CIMAHI, MEDIA3.ID – Terkait dari pemeriksaan kasus Walikota Cimahi Ir.Ajay Mochamad Priatna, MM, yang didugakan menerima suap dari Komisaris Utama Rumah Sakit Kasih Bunda, Hutama Yonathan sebesar Rp 3,2 Milyar, tentang masalah perizinan Tahun Anggaran 2018-2029, mendekati titik terang.

Hari ini, Kamis (14/01/2021) dari hasil pemeriksaan pihak penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kedua kali kepada Komisaris Utama Rumah Sakit Umum Kasih Bunda Hutama Yonathan.

Hal itu dibenarkan oleh pihak KPK yang disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) KPK Ali Fikri.

Menurut Ali Fikri, terperiksanya Hutama Yonathan oleh pihak penyidik, diperiksa sebagai tersangka itu,

“Dari hasil konfirmasi terhadap Hutama, di cecar pertanyaan oleh oihak penyidik, mengenai kronologis tentang bagaimana dugaan persiapan tersangka dengan Ajay (Tersangka-Red) dalam mempersiapkan dan teknisnya Hutama memberikan sejumlah uang kepada tersangka Ajay,”ungkap Ali.

Disamping itu juga, dari hasil pemeriksaan terhadap Fitri sebagai Marketing Dago Pakar PT Bandung Pakar, pada hari Rabu (13/01/2021), Tim Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa uang.

Tidak hanya penyitaan sejumlah uang saja, bahkan Tim Penyidik juga mengkonfirmasi saksi Fitri, terkait dugaan adanya pembelian aset tanah oleh pihak tersangka Ajay Mochamad Priatna, hanya pihak KPK tidak menjelaskan berapa luas tanah yang dibeli pihak tersangka Ajay,

“Hal itu masih dalam penyelidikan dan pengkajian lebih lanjut lagi,” tegas Ali.

Hanya pemeriksaan terhadap saksi Hella Haerani sebagai Kepala Dinas PMPTSP Kota Cimahi dan Aam Rustam sebagai Kepala Seksi Perijinan Bangunan DPMPTSP Kota Cimahi,

“Mereka hanya dikonfirmasi mengenai, bagaimana cara-cara dan persyaratan serta prosedur masalah membuat perijinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi,

(Sinta/Bagdja).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.