DPP Provinsi Jawa Barat Melakukan Penelaahan Sampah di Kota Bandung

  • Whatsapp

BANDUNG. MEDIA3.ID – Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jawa Barat mencoba melakukan penelaahan kondisi persampahan yang ada di wilayah Kota Bandung. Sesuai amanat perpres No. 15 Tahun 2018 tentang percepatan, pengendalian, pencemaran dan kerusakan Daerah aliran sungai Citarum salah satunya permasalahan sampah Domestik yang ada di Sungai Citarum.

Di Kota Bandung penanganan sampah masih berkisar di Tempat Pebuangan Sampah (TPS), Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse Recycle (TPS3R) dan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang selanjutnya dilakukan pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA ) Sarimukti yang saat ini kondisinya sudah tidak menampung.

RD. Yudi Raksa Samudra selaku Seksi persampahan Bidang Insfratuktur Dinas Perumahan dan pemukiman Jawa Barat mengatakan, Melihat permasalahan itu, kita mencoba melakukan sebuah inovasi dengan penanganan yang sudah ada melalui TPS3R Plus tekhnologi.

“Kalau kita ibaratkan alurnya sepertiĀ  pengeloan daur ulang Anorganik, Organik, Residu, tekhnologi dan Tempat Pembuangan Akhir”. Katanya.

Namun menurut Yudi, kondisi saat ini untuk teknologi tidak ada sehingga masih membutuhkan biaya untuk melakukan pengangkutan sampah Ke TPA dengan sarana angkutan yang terbatas.

“Kita mencoba alurnya semua kita  optimalkan, untuk residu kita selesaikan di tekhnologi Incinerator yang bentuknya mobile sehingga bisa di pindah tempatkan untuk menyelasaikan permasalahan ditempat lain. Maka untuk beban sampah ke TPA bisa terselesaikan dan berkurang”. Terang Yudi Saat meninjau TPS3R di wilayah Antapani Tengah.

Yudi Raksa berharap, dengan adanya kegiatan tersebut ada sebuah nilai ekonomi dan masyarakat mempunyai pemahaman tentang pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis.

“Sehingga masyarakatnya mau dan mampu untuk mengelola sampah dan permasalahan sampah bisa tuntas serta menjadi contoh di wialayah Jawa Barat”. Tandas Yudi.

Sementara Lurah Antapani tengah Teguh Haris Phaton pada kesempatan tersebut menyambut baik dengan adanya program Provinsi Jabar yang menaikan tingkat dari TPS3R menjadi TPS3R Plus.

“Alhamdulillah kami sangat menyambut  baik dengan adanya tekhnologi tersebut sangat sejalan dengan yang kami rencanakan yaitu menghadirkan antapani tengah bebas sampah”. Katanya.

Dengan hadirnya tekhnologi tersebut, Lurah Antapani berharap bisa membantu untuk meringankan beban pengangkutan sampah dari hulu ke hilir.

“Mudah mudahan sampah di wilayah antapani tengah bisa di olah ditempat tersebut. Jadi tidak perlu ke TPA”. Katanya.

Hal senada disampaikan Serka Rudi Selaku Dansub 10 Sektor 22 Citarum Harum, “kami sangat mendukung dengan adanya tekhnologi tersebut semoga permasalahan sampah terutama di sungai dapat teratasi”. Pungkasnya.

(Acep)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.