Spirit Tradisi Yaqowiyu Di Dalam Sendratari “Jatienom”

  • Whatsapp

KLATEN.Media3.id – Hari Minggu (13/12) digelar pementasan sendratari yang dilaksanakan oleh Forum Silaturahmi Sanggar Tari Kabuoaten Klaten di panggung terbuka “Sendang Klampean” Jatinom Klaten.

Panggung terbuka yang menjadi lokasi digelarnya sendratari ini berada dalam satu kompleks situs makam Ki Ageng Gribig yang disetiap bulan Sapar digelar tradisi “Yaqowiyu” yaitu tradisi sebar apem.

Sendratari ini merupakan kerjasama dan proses panjang antara Forum Silaturahmi Sanggar Tari Kabupaten Klaten (FSSTK) bekerja sama dengan Pengelola Pelestari Peninggalan Kyahi Ageng Gribig (P3KAG) Jatinom dibantu oleh berbagai sanggar tari di Kabupaten Klaten, Padepokan Ash Shomad Internasional serta puluhan seniman Klaten.

Secara garis besar, sendratari ini menceritakan tentang proses masuknya Islam ke wilayah Jatinom sampai dengan munculnya tradisi sebaran apem yang sampai saat ini (memasuki 401 tahun) masih lestari terjaga. Sendratari ini terdiri dari beberapa adegan mulai dari proses pasrah tampi (serah terima) apem, kirab apem, wejangan Kyahi Ageng Gribig, sebar apem dan ditutup dengan kiprah tari yang oleh anak-anak.

Meski hujan turun dengan derasnya, para seniman pendukung pergelaran sendratari ini tetap dengan semangat menunjukkan kebolehannya dalam berkesenian tradisional.


Pergelaran sendratari ini menurut salah seorang pegiat seni Kabupaten Klaten, Jimbling Supriyadi, membuktikan meski dilanda pandemi Covid19, para seniman di Klaten tetap berkarya.

(Sarjono)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.