Masa Jeda Kompetisi Dimanfaatkan Untuk Optimalkan Eksperimen Pembinaan Pemain

  • Whatsapp

Pemain U-20 PS Sleman, Savio Sheva (kiri) saat berlatih di lapangan Yogyakarta Internasional School (YIS) sepekan yang lalu. (foto: dok.pssleman)

Yogyakarta, Media3.id- Terhentinya kompetisi usia muda tidak menyurutkan semangat Akademi PS Sleman untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi tahun 2021. Tim U-16, U-18 dan U-20 tetap berlatih sejak September 2020. Saat ini terdapat lebih dari 70 pemain yang berstatus trial dan berlatih secara mandiri dengan didampingi tim pelatih serta tim analisis.

“Terhentinya kompetisi usia muda memang merugikan karena tak adanya medium untuk bertanding secara kompetitif. Namun pada sisi lain didapatkan keuntungan untuk mengembangkan dan bereksperimen berbagai hal, tanpa dikejar kompetisi,” ucap Kepala Development Center PSS, Guntur Cahyo Utomo, Senin (14/12/2020).

Kepala Development Center PS Sleman, Guntur Cahyo Utomo. (foto: dok.pssleman)

Guntur menambahkan, para pemain Akademi PSS pada 2020 ini juga menorehkan catatan tersendiri. Terdapat 6 pemain yang terpilih bergabung dengan tim senior PS Sleman, dan 5 pemain ke klub lain. Selain itu 6 pemain muda dipanggil tim nasional. Satu pemain ke Timnas U-19, 4 peman saat ini mengikuti seleksi Timnas U-16 dan 1 pemain terpilih dalam skuat Garuda Select III.

“Selain itu, keberhasilan para pemain Akademi PSS menembus timnas juga membuktikan bahwa pembinaan pemain tidak bisa dilakukan secara instan. Bibit-bibit pemain usia muda harus dicermati, diberikan jalan untuk bisa lebih berkembang, dan salah satunya melalui Akademi PSS”, tandas mantan asisten pelatih Timnas U-19 ini menutup perbincangan dengan Media3.id.•


(Shaleh Rudianto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.