Walikota Cimahi Tertangkap Tangan Oleh KPK, Sidang Paripurna DPRD Kota Cimahi Dibatalkan.

  • Whatsapp

PLT Juru Bicara KPK Ali Fikri

CIMAHI, MEDIA3.ID – Berdasarkan keterangan dari Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri via Washapnya membenarkan atas penangkapan Walikota Cimahi Ir. H.Ajay Mochmad Priatna, MM, kena Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Seperti yang diungkapkan oleh Ali Fikri, dirinya membenarkan atas penangkapan tersebut,

“Benar, KPK mengamankan beberapa pihak di wilayah bandung jawa barat,” tegasnya.

“Perkembangannya nanti kami informasikan lebih lanjut,” ujar Ali Fikri.

Berdasarkan penangkapan tersebut, tidak hanya Walikota Cimahi saja, bahkan beberapa orang lainnya ikut ditangkap oleh KPK, sekira pukul 10.30 WIB, Jum’at (27/11/2020).

Ketua DPRD Kota Cimahi Ir. Achmad Zulkarnain, MT saat dikonfirmasi diruangan kerjanya.

Meski demikian menurut Ali, pihaknya belum dapat memberikan informasi tersebut terkait tersandungnya kasus Ajay.

Sidang Paripurna Dibatalkan.
Dibatalkannya Sidang Paripurna yang digelar Jum’at (27/11/2020) menurut Ketua DPRD Kota Cimahi Ir.Achamad Zulkarnain, MT, dibatalkannya paripurna na tersebut, dikarenakan dengan adanya OTT masalah Walikota Cimahi Ir. ajay Mochamad Priatna, MM, dirinya dan jajaran pengurus merasa prihatin sekali.

“Tentu kami lembaga DPRD Kota Cimahi, saya sebagai unsur pimpinan dan sebagai juru bicara DPRD, menyatakan keprihatinan, terhadap berita ini, dan kami tidak menyangka, Karena kami sedang melaksanakan pembahasan akhir dan pembulatan masalah Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD), 2021,” ujar Zulkarnain.

“kami lengkap Badan Anggaran, misalnya Pak Sekda sebagai TAPD dengan jajarannya sedang membahas, pada hari Jum’at, setelah kami mendapatkan kabar tersebut, hal ini sangat mengagetkan kami, dan sungguh sangat prihatin, ” ucap Zul kembali.

Menurut Zulkarnain, pihaknya menyerahkan sepenuhnya terkait hukum kepada oihak KPK.yang tentunya dengan azas-azas praduga tak bersalah.

Dengan kejadian tersebut, tambah Zulkarnain, akan berdampak pada jalannya pemerintahan,

“Dengan terjadinya masalah ini, sidang paripurna dibatalkan, karena Wakil Walikota Cimahi juga sedang ada diluar Kota, tapi kami sudah berhasil pembahasan akhir dan pembulatan RAPBDnya, Insyaallah akan kami sampaikan, dan paripurnanya diundur dilakukan besok hari,”

Ketika disinggung masalah kasus Ajay di OTT pihak KPK, Menurut Zul, terkait masalah perijinan Rumah Sakit Kasih Bunda.

Bahkan kata Zul, ini menyangkut Rumah Sakit Swasta, pihak DORD-pun tidak tahu menahu terkait masalah itu.

Ditempat terpisah, sebagai Ketua Politik Hukum DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Cimahi, Achmad Gunawan, SH, saat menjambangi rumah Walikota Cimahi menjelaskan bahwa pihaknya baru tahu terjadinya penangkapan Ajay sebagai Walikota Cimahi, dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kota Cimahi.

Menurut Achmad Gunawan yang akrab dipanggil Agun ini, pihaknya perlu menyampaikan “Sebagai kader partai PDI-Perjuangan, informasi itu saya dapatkan dari luar, ini perlu diyakinkan dulu, secara kepartaian, akan mengambil langkah-langkah normatif, langkah-langkah positif, langkah-langkah antisipatif, agar partai ini tetap jaya, ” tegasnya.

Ketua Polhukam PDI-P Kota Cimahi Achad Gunawan, SH saat mengunjungi Rumah Walikota Cimahi.

Dilanjutkan oleh Agun, diharapkan agar partai PDI-P ini tetap mulia, “Bila ada orang dalam partai ini terjadi masalah hukum, itu bukan bagian dari partai, tapi itu personal, dan jangan membawa lembaga, tapi inipun praduga tak bersalah,” paparnya.

Dilanjutkan oleh Agun, jam 15.00 pihaknya akan memimpin rapat di DPC, mencari data-data yang sebenarnya, “Mencari langkah-langkah yang sebenarnya dan langkah-langkah program partai seperti apa,” ulasnya pula.

(Sinta/Bagdja)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.