Lewat KKNT, Mahasiswi UPI Purwakarta Ini Bantu Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa Secara Daring Dengan “Point Emoticon Star Reward”

  • Whatsapp

Karawang, Media3.id- Pandemi covid-19 telah memberikan dampak yang signifikan (hampir 180 derajat) pada bidang pendidikan di Indonesia, terutama pada teknis pembelajarannya. Awalnya luring kemudian beralih dan harus dibiasakan ke Daring. Kebijakan dari pemerintah Indonesua ini ditujukan untuk semua tingkat pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas atau kejuruan (SMA / SMK) sampai pada perguruan tinggi.

Mahasiswa-mahasiswi di Universitas Pendidikan Indonesia kampus Purwakarta pun sampai melaksanakan salah satu kuliah wajibnya, yaitu kuliah kerja nyata (KKN) secara daring. Padahal yang mereka harapkan adalah KKN bisa dilaksanakan secara luring agar benar benar merasakan “kerja nyata” dimasyarakat. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu rekan kami, “rasanya sarjana tanpa KKN luring itu seperti taman tak berbunga” (17/11/20).

Saya Sukma Dwi Lestari, mahasiswi semester 7 prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia kampus Purwakarta, saat ini sedang menjalani KKN Tematik Pencegahan dan Penanggulangan Dampak (PPD) Covid-19 dari Kelompok 8 mulai 17 November hingga 17 Desember 2020. Kelompok kecil ini dibimbing oleh bapak Syifaul Fuada, S.Pd., M.T. (Salah satu Dosen Prodi S1 Sistem Telekominikasi UPI Purwakarta). Saya melaksanakan KKNT di daerah tempat tinggal saya, yaitu Karawang, Jawa Barat.

Linier dengan prodi saya, pendidikan guru sekolah dasar, maka sasaran KKNT saya adalah salah satu SD yang ada di daerah Karawang. SD yang menjadi sasaran KKNT saya telah melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejak dari masa pandemi covid-19 terjadi hingga saat ini.

Pembelajaran dilakukan secara daring inilah yang menjadi dasar kegiatan KKNT saya untuk memberikan pendampingan guru selama proses belajar-mengajar via grup Whatsapp kelas. Pembelajaran daring model seperti ini bisa dikatakan kurang efektif bila dibandingkan dengan pembelajaran secara tatap muka. Materi-materi pembelajaran dan pesan yang disampaikan oleh guru secara daring rasanya menjadi berbeda dan kurang mengena apabila monoton saja. Maka dari itu, banyak hal yang harus dipersiapkan oleh guru bersama saya selaku pendamping guru selama masa KKNT yaitu mulai dari menyiapkan bahan ajarnya, media pembelajarannya, strategi cara penyampaian pembelajarannya hingga cara pengemasan materi yang menarik agar materi dan pesan tersebut dapat tersampaikan kepada peserta didik dengan baik.

Apabila kami kurang menyiapkan strategi-strategi tersebut, maka pembelajaran daring akan semakin kentara kelemahannya, dimana peserta didik menjadi malas/bosan dan tidak ada semangat belajar. Maka dari itu, kami (saya dan guru) mencetuskan strategi untuk meningkatkan peserta didik dalam pembelajaran daring dengan pemberian reward point menggunakan emoticon star. Reward tersebut merupakan salah satu bentuk motivasi untuk diri peserta didik dalam pembelajaran daring. Selain dari orang tua siswa, motivasi dari guru sangat diperlukan untuk mereka agar tidak merasa jenuh dan tidak kehilangan semangatnya untuk terus belajar.

Reward point emoticon star ini diberikan kepada peserta didik yang berhasil mengerjakan tugas (yang kami berikan) dengan baik. Mereka sangat senang sekaligus termotivasi untuk terus giat belajar dan mempertahankan prestasinya. Peserta didik lain juga ikut termotivasi untuk terus meningkatkan semangat belajarnya agar bisa mendapatkan reward point star seperti temannya. Pemberian reward seperti ini akan meningkatkan kemauan belajar dan jiwa saing pada peserta didik untuk terus meningkatkan prestasinya.

Melalui strategi pemberian reward berupa emoticon star ini, saya tersadar bahwa ternyata reward yang hanya berupa emoticon saja dapat memberikan motivasi yang luar biasa untuk peserta didik. Maka dari itu, sebagai pendidik jangan pernah bosan untuk memberikan reward kepada peserta didik, sekecil dan sederhana apapun bentuk rewardnya itu akan benar benar mempengaruhi semangat belajar mereka. Apalagi dalam keadaan pembelajaran daring seperti ini, menjaga semangat peserta didik adalah suatu keharusan.

Bentuk reward yang menjadi program kerja KKNT saya tersebut menjadi salah satu solusi alternatif untuk memberikan motivasi belajar siswa SD selama pembelajaran daring berlangsung. Reward emoticon star, memang sederhana, tidak dapat berbicara langsung namun ribuan makna. Tetap semangat para calon pendidik dalam mengabdi untuk negeri dimasa pandemi ini!. Menyelamatkan generasi emas 2045.

Dmn/Sukma Dwi Lestari

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.