Banyak Masukan Masyarakat, Giratori Kawasan Malioboro Disesuaikan

  • Whatsapp

Situasi di Jalan Abu Bakar Ali saat ujicoba rekayasa lalulintas sekitar Malioboro pada jam padat aktivitas pulang kerja

Yogyakarta, Media3.id- Rekayasa lalu lintas di Kawasan Malioboro dan jalan di sekitarnya telah diberlakukan oleh Pemda DIY sejak Selasa (03/11) dan direncanakan hingga Minggu (15/11). Kebijakan yang kini diterapkan adalah penutupan Jalan Malioboro mulai pukul 06.00-22.00 WIB dan pemberlakuan satu arah (giratori) selama 24 jam pada jalan-jalan yang berada di sekitar Kawasan Malioboro.

Dalam perkembangannya hingga Rabu (11/11), kebijakan tersebut banyak mendapatkan masukan dan evaluasi berbagai pihak. Plt. Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwi Panti Indrayanti Rabu (11/11/2020) siang di Komplek Kepatihan, mengatakan bahwa berdasarkan evaluasi, dilakukan penyesuaian pada rekayasa lalu lintas di Kawasan Malioboro dengan skema:
Pertama, Pedestrian Malioboro dilakukan sejak pukul 17.00-22.00 WIB dengan terus dilakukan evaluasi untuk penerapan secara menyeluruh. Kebijakan ini dijadwalkan akan mulai berlaku pada Kamis (12/11/2020).


Kedua, sirip-sirip jalan seperti Jalan Dagen, Sosrowijayan, Perwakilan, Pajeksan, dan Suryatmajan tetap berjalan seperti sebelum uji coba pedestrian diberlakukan di Jalan Malioboro. Ketiga, sistem giratori tetap diberlakukan seperti saat uji coba dengan adanya perbaikan simpang, sinyal, dan infrastruktur.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Panti Indrayanti

Made menambahkan, penerapan pedestrian di Kawasan Malioboro nantinya juga berbeda dengan pedestrian lain di dunia. “Di Malioboro sendiri kan ada angkutan tradisionalnya. Jadi mungkin nanti kita harus kolaborasi juga dan menghidupkan Malioboro dengan atraksi tapi yang diatur sedemikian rupa, tidak menggunakan badan jalan,” pungkasnya.


(Shaleh Rudianto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.