Lagi, Sri Mulyani Tidak Hadiri Undangan Dari Masyarakat Yang Ingin Tahu Visi Misi Paslon Bupati Dan Wakil Bupati

  • Whatsapp

KLATEN.Media3.id – Pengurus Daerah Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) Kabupaten Klaten hari ini menggelar Rapat Kerja Daerah dalam rangka penyusunan program kerja tahun 2020-2025 hari Minggu (8/11) di kantor Pengurus Derah Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) Kabupaten Klaten, di Botokan, Jonggrangan Klaten Utara.
Dalam kesempatan pelaksanaan kegiatan Rapat kerja Daerah yang bertepatan dengan akan digelarnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klaten bulan Desember besok, Pengurus Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) Kabupaten Klaten mengundang pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020. Hal itu diakukan disamping untuk mengenal lebih dekat dengan para Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Klaten, juga untuk mengetahui lebih jauh visi dan misi para Calon Bupati dan Wakil Bupati peserta Pilkada tahun 2020 dari tangan pertama.


Saat acara perkenalan para pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, pasangan calon nomor urut 1 yang hadir hanya Calon Wakil Bupatinya yaitu Yoga Hardaya. Sementara Calon Bupatinya yaitu Sri Mulyani tidak bisa hadir. Menurut Yoga Hardaya, Sri Mulyani sedang ada kegiatan di tempat lain yang waktunya bersamaan.
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, hadir lengkap yaitu One Krisnata dan Muhammad Fajri.
Dan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 3 yang hadir hanya Calon Bupatinya yaitu Arif Budiyonon, sementara Calon Wakil Bupatinya, Harjanto tidak bisa hadir karena sebagaimana dikatakan Arif Budiyono, Harjanto sedang tidak enak badan.


Dalam sambutan perkenalan dan penyampaian visi misi, Paslon nomor urut 1 yang disampaikan oleh Yoga Hardaya, selama ini Sri Mulyani sudah terlihat kemampuan dan hasil kerjanya. “Selama ibu Sri Mulyani menjabat bupati, meskipun tanpa didampingi oleh wakil bupati, sudah terlihat berbagai kemajuan dan peningkatan kesejahteraan warga masyarakat Klaten. Apalagi besok didampingi oleh wakil bupati, saya yakin Klaten akan lebih maju, mandiri dan sejahtera” ucap Yoga Hardaya.


Giliran pasangan nomor urut 2 memberikan sambutan perkenalan dan penyampaian visi misi, One Krisnata kembali mengungkapkan keinginannya untuk memberikan kewenangan yang lebih luas kepada desa dalam kerangka perencanaan pembangunan dan penggunaan anggaran. “Saya percaya orang orang di desa itu kalau diberi kepercayaan, mereka akan lebih amanah daripada kita kita yang di kota.” ucap One.

Sementara Muhammad Fajri mengatakan, dirinya meski lebih banyak menghabiskan hidupnya dan bekerja di Solo, namun sebenarnya dia lahir dan tumbuh menjadi besar di Klaten. Selepas SMA dia melanjutkan pendidikan di FISIPOL Undip Semarang, kemudian berkiprah didunia politik dengan bergabung di PKS Solo.
Sementara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 3, hanya diwakili oleh Calon Bupati, Arif Budiyono. Dalam kesempatan menyampaikan visi misinya sebagai Calon Bupati, putra asli Dukuh Bendo Desa Daleman kecamatan Tulung itu mengungkapkan dirinya dan Harjanto diusung dan didukung oleh partai partai gabungan representasi dari kekuatan yang ada dalam bangsa Indonesia yaitu gabungan kekuatan nasionalis dan religius. Kekuatan nasionalis yang direpresentasikan oleh partai Nasional Demokrat, Partai Solidaritas.Indonesia, Perindo, Partai Hanura, Partai Garuda serta Partai Berkarya dan figur calon wakil bupati, Harjanto yang berlatar belakang nasionalis dan pernah menjadi kader tulen partai nasionalis yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dan juga partai partai yang berbasis agama seperti PAN sebagai manifestasi ummat Muhammadyah, PKB sebagai manisfestasi ummat Nahdatul Ulama serta PPP.


Arif Budiyono (ABY) mengungkapkan bahwa sebenarnya kabupaten Klaten adalah daerah yang kaya karena memiliki potensi sumber daya alam dan sumberdaya manusia yang berlimpah.
Dikatak ABY selanjutnya, dengan APBD yang mencapai tiga trilyun lebih seharusnya kabupaten Klaten bisa lebih maju pembangunannya, lebih sejahtera rakyatnya. Hal itu bisa terwu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.