Dinding Kirmir Ambrol Di Kelurahan Melong, Walikota Cimahi Langsung Lakukan Pengontrolan

  • Whatsapp

Walikota Cimahi Ir Ajay M Priatna,MM sedang kontrol kelapangan melihak kirmir Sungai Melong yang Ambruk.

CIMAHI, MEDIA3.ID – Bardasarkan ketentuan agar daerah sempadan sungai tidak lagi dibangun, bangunan permanen, akibatnya terdapat sejumlah rumah yang terdampak langsung, akibat dari dinding kirmir yang ambrol tergerus air sungai yang membludak akibat huja deras terus menerus turun.

Sungai di Melong di RTb05/RW 22 Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, merupakan perbatasan Kelurahan Melong Kota Cimahi dengan Blok Sayuran Cijerah Kota Bandung. kirmirnya akhirnya ambrol, dan saat ini dalam proses perbaikan akan dilakukan.

Walikota Cimahi Ir. H. Ajay Mochamad Priatna, MM, dengan didampingi Lurah dan Camat Cimahi Selatan lakukan pengontrolan kelokasi dampak bencana tersebut.

Terdapat sejumlah rumah yang roboh akibat dinding kirmir ambruk tersebut.

Menurut Ajay, dirinya sudah melihat, sejauh mana kerusakan yang terjadi dilokasi kirmir yang ambruk tersebut.

“Seperti dilihat sendiri ada longsor, kita sudah ngobrol sama pemilik rumah dan lihat status tanahnya agar APBD bisa dipakai untuk membantu” ucap Ajay

Bahkan tidak itu saja kata Ajay, pihaknyapun sudah meminta kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP)

“Agar segera mendesain bantaran sungai ini, supaya kejadian yang tidak diinginkan tidak terulang karena ini riskan,” ungkap Ajay.

Ajaypun menegaskan, agar masyarakat jangan mendirikan bangunan disisi bantaran Sungai, karena membahayakan, dan ini dilarang sekali.

“Kenyataannya sudah pada berdiri. Untungnya di titik yang ambruk tidak dalam kondisi dihuni sehingga tidak ada korban jiwa. Makanya kita akan perbaiki dengan syarat tidak boleh lagi dibuat bangunan permanen, boleh untuk halaman saja,” jelasnya.

Selain memberikan himbauan kepada warga, Ajay juga telah memerintahkan pada unsur Kecamatan dan Kelurahan untuk bersiap-siaga dan turun langsung ke lapangan apabila terjadi bencana di wilayahnya.

“Waktu kemarin pas kejadian, lewat lurah bersama jajarannya langsung mengecek kondisi di lapangan. Mudah-mudahan kejadian yang tidak diinginkan tidak terjadi lagi,” tandasnya. (Sinta/Bagdja)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.