PARA ORANGTUA DAN SISWA ANTRE DAFTARKAN PPDB DI SMPN 1 CIPARAY BERJALAN KONDUSIF

0
7
Orangtua siswa saat melakukan pendaftaran PPDB
 di SMPN I Ciparay

Ciparay, Media3.id – MEMASUKI tahun ajaran baru 2019/2020, sejumlah orangtua bersama calon siswa antre untuk melakukan pendaftaran pemerimaan peserta didik baru (PPDB) serentak di Kabupaten Bandung, Senin (1/7/2019). PPDB tersebut dilaksanakan serentak hingga Sabtu (6/7/2019).

Hal tersebut terpantau crew Media3id di lingkungan SMPN 1 Ciparay Jalan Laswi Ciparay no 408,  Selasa pagi.

Untuk mendapatkan nomor antrean PPDB pada hari pertama, sejumlah orang tua rela antri sejak Senin pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Sementara pihak sekolah menyediakan nomor antrian 150 orang per harinya,
Menurut Zaenal bagian Humas SMPN I Ciparay,dibagikan sesuai dengan kebutuhan, sementara untuk pendaftaran di batasi sehari 150 orang,” jelasnya.

Pada saat Crew Media3id memantau PPDB di SMPN 1 Ciparay  pukul 09.00 WIB, nomor antrean PPDB untuk hari Senin (1/7/2019) dan Selasa (2/7/2019) sudah habis diambil oleh para orangtua yang hendak mendaftarkan anaknya masuk ke sekolah tersebut.

Saat itu, para orangtua antre untuk mendapatkan nomor antrian untuk daftar PPDB pada hari Rabu (3/7/2019). Saat itu untuk mengambil formulir pendaftaran.

Para orang tua calon siswa beserta anaknya yang mendapatkan nomor antrean PPDB untuk hari Selasa dan Rabu terpaksa pulang lagi. Mereka akan kembali sesuai dengan jadwal nomor antrian PPDB ke SMPN 1 Ciparay tersebut.

“Saya bersama keluarga dan anak, datang ke sekolah sejak Senin pagi. Pukul 06.30 WIB sudah ada di SMPN 1 Ciparay,” kata Nandang  (45), orangtua calon siswa SMPN 1 Ciparay  yang hendak mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut kepada Crew Media3id , Selasa.

Nandang antusias mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut, karena dirinya yang merupakan lulusan SMPN 1 Ciparay tahun 1987  “Mudah-mudahan anak saya keterima di SMPN 1 Ciparay ini,” harapnya, sambil menunggu panggilan dari pihak panitia PPDB.

Berbeda dengan dua orangtua lainnya, yang saat itu mengambil nomor antrean PPDB yang terpaksa pulang lagi karena nomor antrean PPDB-nya pada hari Rabu. “Saya dapat antrean PPDB untuk hari Rabu. Soalnya, antrean PPDB hari Senin dan Selasa sudah habis. Ya, nantinya hari Rabu balik lagi,” katanya.

Ia berharap anaknya bisa keterima di SMPN 1 Ciparay walaupun pemerintah menetapkan aturan baru dalam PPDB ini berdasarkan zonasi. “Walau sistem zonasi, diharapkan anak saya masuk zonasi. Katanya zonasi yang diterima sejauh 1 km dari titik sekolah ke rumah. Hal itu diketahui berdasarkan kartu keluarga. Katanya pakai aplikasi untuk mengetahui jarak atau zonasi dalam PPDB yang mencapai 1 km tersebut. Menggunakan aplikasi itu tidak bisa dibohongi, karena jaraknya sudah tertera,” katanya.

Menurutnya, ada kabar, zonasinya melebihi 1 km dari sekolah tidak akan diterima berdasarkan ketentuan baru dalam PPDB tersebut.
 Nandang menambahkan,” Alhamdulilah pelayanan dari panitia pendaftaran sekolah di SMP 1 Ciparay berjalan dengan baik dan lancar.

Arbim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here